JOGLOSEMAR.CO Foto Harga Bawang Putih Berangsur Turun

Harga Bawang Putih Berangsur Turun

704
BAGIKAN

Bawang Asal China Mulai Masuk ke Pasar

BAWANG PUTIH MULAI TURUN-Seorang pekerja kuli panggul tengah membawa bawang putih  di Pasar Legi, Solo, Senin (18/3). Harga bawang mulai turun, diharga  Eceran Rp. 55.000  dan Harga Distributor sudah mencapai 38.000 perkilogram. Joglosemar|Budi Arista Romadhoni
BAWANG PUTIH MULAI TURUN-Seorang pekerja kuli panggul tengah membawa bawang putih di Pasar Legi, Solo, Senin (18/3). Harga bawang mulai turun, diharga Eceran Rp. 55.000 dan Harga Distributor sudah mencapai 38.000 perkilogram. Joglosemar|Budi Arista Romadhoni

SOLO- Setelah diloloskannya, 10.000 ton bawang dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, yang sempat tertahan,  saat ini harga bawang putih dan bawah merah di pasar tradisional Solo pun berangsur-angsur ikut turun.

Dodo (38), salah seorang pedagang bawang di Pasar Legi, Solo, saat ditemui Joglosemar, Senin (18/3) mengatakan, harga bawang putih maupun bawang merah telah turun cukup signifikan mulai Sabtu (16/3) kemarin.

“Dari hari Sabtu, harga mulai turun terus tiap hari. Diperkirakan minggu ini hingga minggu depan, harga akan  kembali normal lagi. Ya karena izin impor sudah didapat dari pemerintah, sehingga pasokan bawang bertambah,” ucapnya.

Dodo menerangkan, harga bawang putih pada hari Kamis berkisar Rp 57.000 hingga Rp 58.000. Hari Jumat kemarin malah sempat naik menjadi Rp 58.000 hingga Rp 60.000. Namun, hari ini (Senin 18/3-red) sudah turun menjadi Rp 45.000.

“Sedangkan untuk harga bawang merah dari semula Rp 45.000, saat ini turun menjadi Rp 35.000 hingga Rp 37.000,” terangnya. Dodo memprediksi, minggu depan diperkirakan harga bawang putih dan bawang merah akan kembali normal. Untuk bawang putih di kisaran Rp 15.000 sampai Rp 20.000. sedangkan untuk bawang merah di kisaran Rp 8.000 sampai Rp 9.000.

“Saat ini dari segi harga dan pasokan barang, telah kembali normal. Brebes yang pekan lalu sempat mengalami gagal panen akibat kebanjiran, sekarang pun sudah mulai memasok bawang merah lagi. Sedangkan, untuk bawang putih masih impor.

Menurut Dodo, mengenai tingkat daya beli, saat ini masyarakat masih takut untuk membeli bawang putih dan bawang merah dalam skala besar, meski harga telah turun.

Di Pasar Legi, puluhan ton bawang putih asal China mulai masuk ke pasar tradisional tersebut. Hal ini langsung berdampak pada minat beli bawang putih yang terlihat mulai meningkat. Bahkan semenjak pagi hari hingga siang hari aktivitas bongkar muat bawang putih masih berlangsung.

Salah seorang pedagang bawang putih, Erny mengatakan, bahwa pasokan bawang putih asal China tersebut dikirim dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya dan mulai masuk ke pasar legi semenjak Senin (18/3) pagi.

“Kedatangan bawang putih ini memang baru masuk tadi pagi dari Surabaya, dan sebagian akan dibawa ke pasar-pasar tradisional yang lainnya,” jelasnya saat ditemui Senin (18/3).

Meski demikian, Erny menambahkan, bahwa kedatangan bawang putih dari negeri tirai bambu ini belum berdampak signifikan terhadap pedagang eceran kecil, pasalnya untuk harga per kilogramnya masih relatif tinggi.

“Kalau untuk agen dan pengecer besar kisaran harganya untuk hari kemarin Rp 40.000 sampai dengan Rp 50.000. Sekarang dengan masuknya pasokan bawang putih asal China, harganya mulai berangsur menurun yakni sudah sampai Rp 26.000 sampai dengan Rp 28.000. Tetapi kalau untuk harga pedagang eceran mungkin masih di atas Rp 30.000,” ungkapnya.

Paramita Sari Indah | Ronald Seger Prabowo