JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Harga Sembako Melonjak

Harga Sembako Melonjak

496
Harga Sembilan Bahan Pokok (sembako) mengalami lonjakan dalam kurun empat hari terakhir.  Adilla Prasetyo Wibowo
Harga Sembilan Bahan Pokok (sembako) mengalami lonjakan dalam kurun empat hari terakhir. Adilla Prasetyo Wibowo

BOYOLALI – Harga Sembilan Bahan Pokok (sembako) mengalami lonjakan dalam kurun empat hari terakhir. Kenaikan harga hampir menyentuh angka 50 persen dan diperkirakan bakal mengalami kenaikan dalam beberapa hari ke depan.

Salah satu pedagang Sembako yang berjualan di Pasar Kota Boyolali, Titik Murwaningsih (45) mengatakan sejak empat hari terakhir harga Sembako mengalami kenaikan secara fluktuatif. “Dalam beberapa waktu terakhir harganya naik turun, tapi dalam empat hari terakhir harganya terus merangkak naik,” ujarnya saat ditemui, Minggu (10/3).

Dia mengatakan masih belum mengetahui secara pasti penyebab kenaikan harga tersebut. Dimungkinkan faktor cuaca dengan intensitas hujan yang tinggi berpengaruh pada distribusi barang dari produsen.  Ia mengatakan saat ini harga bawang merah, naik dari harga semula Rp 23.000 menjadi Rp 40.000 tiap kilogramnya, harga bawang putih kering dari Rp 23.000 menjadi Rp 50.000 tiap kilogramnya. Untuk cabai merah keriting melonjak dari Rp 25.000 tiap kilogramnya menjadi Rp 40.000. sedangkan untuk telur ayam negeri malah mengalami penurunan dari harga semula Rp 18.000 menjadi Rp 14.000.

Hal senada juga diungkapkan oleh pedagang Sembako lainnya yang berjualan di Pasar Kota Boyolali, Ibu Slamet (42). Ia mengatakan bahwa harga-harga barang Sembako terus melejit dan diperkirakan masih akan terus naik dalam beberapa hari ke depan. “Harga sembako naik terus mas, kalau melihat perkembangan beberapa hari terakhir mungkin besok-besok masih bakal terus naik,” tukasnya.

Sembako yang dijual di Pasar Kota Boyolali merupakan kiriman dari pasar besar di Solo, seperti yang diungkapkan oleh para pedagang sembako yang berjualan. “Disini barang-barang dagangan sembako yang dijual itu asalnya dari Solo, dari Pasar Gede,” pungkas Titik. Adilla Prasetyo Wibowo

BAGIKAN