JOGLOSEMAR.CO Foto Hubungan Muslim-Vatikan Makin Cerah

Hubungan Muslim-Vatikan Makin Cerah

689

Akan ada penandatanganan MoU antara Vatikan dan umat Islam Indonesia yang diwakili oleh Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).

Paus Fransiskus I
Paus Fransiskus I

JAKARTA—Terpilihnya Kardinal Argentina, Jorge Mario Bergoglio, sebagai paus baru disambut suka cita. Tak hanya oleh umat Katolik, namun juga warga Muslim di dunia. Para pemuka Islam bahkan meyakini kepemimpin Paus Fransiskus I itu akan lebih cerah.

Ketua PP Muhammadiyah Din Samsudin mengaku, penunjukan Paus Fransiskus merupakan salah satu hal yang terpenting bagi umat Katolik di dunia ini. Hal itu karena institusi Gereja Katolik semestinya tidak dilanda kevakuman kekuasaan.

“Harapan saya terhadap Paus terpilih, dia bisa meneruskan prestasi paus terdahulu seperti Yohanes Paulus II dan Benediktus XVI. Mereka sudah berkiprah banyak menghubungkan Gereja Katolik dengan pihak lain, bahkan dengan dunia Islam,” ujarnya di Gedung Caraka Loka Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Kamis (14/3).

Din menambahkan, salah satu prestasi Paus Yohanes Paulus II antara lain adalah memulai National Prayer for Peace di Asisi. Din mengatakan pula, dirinya hadir dalam peringatan 25 tahun National Prayer for Peace tahun lalu dan pada saat itu, hubungan Gereja Katolik dan Islam sedang bagus.

Presiden Inter-Religious Council itu juga telah hadir dalam The First Catholic-Muslims Forum yang digelar di Roma. Pertemuan itu menghadirkan 21 kardinal dan 21 orang tokoh Islam.

Di bagian lain, Din mengatakan, akan ada penandatanganan MoU antara Vatikan dan umat Islam Indonesia yang diwakili oleh Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Perjanjian itu merupakan salah satu instrumen untuk menjaga dialog antara Gereja Katolik dan umat Islam khususnya di Indonesia.

“Ingin saya sampaikan secara khusus, akan ada penandatanganan MoU Vatikan dan umat Islam yang diwakili Muhammadiyah dan NU. Penandatanganan itu diharapkan akhir tahun ini,” terang Din.

Din menambahkan, Romo Markus dari Flores juga akan terlibat dalam proses penandatanganan MoU itu. Din juga sudah mengadakan kontak dengan kardinal di Vatikan.

Terkait penanganan perjanjian itu, Din masih belum tahu siapa yang akan terlibat. Namun Paus baru kemungkinan bisa terlibat dalam penandatanganan ini. “Kita belum sampai tahap drafting, MoU ini lebih banyak membahas hubungan Vatikan dan dunia Islam khusussnya di Indonesia, misalnya untuk meningkatkannya agar lebih harmonis. Ini juga bertujuan untuk mengintensifkan dialog,” paparnya.

“Dan bila hal itu terjadi, ini akan menjadi MoU kedua yang ditandatangani Vatikan dan Muhammadiyah,” imbuhnya. Din berharap Paus Francis I bisa melanjutkan kerja samanya dengan umat Muslim. Karena Din menganggap dua agama itu merupakan agama terbesar di dunia.

“Saya berharap Paus Francis I bisa melanjutkan tradisi yang sudah baik, karena umat Islam dan Katolik merupakan dua kelompok agama terbesar di dunia. Kalau Kristiani (Katolik dan Protestan) ada 2 miliar, Islam ini ada 1,6 miliar,” tutupnya.

Tak hanya Indonesia, para pemimpin dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat Barack Obama juga menyambut terpilihnya paus pertama dari benua Amerika itu.

“Sama seperti saya menghargai kerja sama kami dengan Paus Benediktus XVI, saya menantikan untuk bekerja sama dengan Sri Paus guna memajukan perdamaian, keamanan dan martabat sesama umat manusia, apapun keyakinan mereka,” tandas Obama.

Pun, komunitas Muslim di AS pun turut menyampaikan ucapan selamat dan menawarkan kerja sama dalam setiap upaya yang dilakukan Paus Fransiskus I.

“Kami mengucapkan selamat kepada Paus Fransiskus atas terpilihnya dia oleh kumpulan kardinal dan menawarkan dukungan dan kerja sama komunitas muslim dalam setiap upaya positif yang akan dilakukannya demi perdamaian, keadilan dan kemanusiaan yang lebih baik,” ujar Direktur Eksekutif Nasional Dewan Hubungan Islam-Amerika (CAIR), Nihad Awad, seperti dilansir AFP.

 Detik

BAGIKAN