JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Hujan Angin Ngamuk di Solo

Hujan Angin Ngamuk di Solo

350
BAGIKAN

Kanopi PGS Runtuh, Rumah Roboh

KANOPI AMBRUK-Salah satu warga memeriksa kondisi kanopi Pusat Grosir Solo (PGS) yang ambruk seusai diterpa angin kencang, Selasa (19/3). Joglosemar/Yuhan Perdana
KANOPI AMBRUK-Salah satu warga memeriksa kondisi kanopi Pusat Grosir Solo (PGS) yang ambruk seusai diterpa angin kencang, Selasa (19/3). Joglosemar/Yuhan Perdana

SOLO– Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Solo selama satu jam, Selasa (19/3) sore mengakibatkan kanopi berukuran 8 x 13 meter di Pusat Grosir Solo (PGS) runtuh.

Untung saja, kanopi berbahan besi itu tidak sampai menimpa pengunjung. Namun para pengunjung PGS sempat lari tunggang langgang menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.

Namun di Sragen, Angin puting beliung memporakporandakan Dukuh Purwodadi dan Purwosari, Desa Jurangjero, Kecamatan Karangmalang sekitar pukul 14.30 WIB.

Dua rumah warga hancur dan roboh akibat terjangan angin dan tertimpa pohon. Selain itu, belasan lainnya mengalami rusak ringan dan gentingnya berhamburan.

Dua rumah yang ambruk itu masing-masing milik Sugiman (56) warga Dukuh Purwosari, RT 5/2. Rumah berkonstruksi kayu dan bambu itu rata dengan tanah tak kuat menahan terpaan angin.

Sedang satu rumah roboh lainnya milik Wagino (44) warga Dukuh Purwodadi RT 30. Terjangan angin berkecepatan tinggi siang itu membuat pohon berukuran besar di pekarangannya ambruk dan menimpa rumah tersebut hingga rusak berat.

Informasi yang dihimpun di lapangan, musibah angin kencang itu berlangsung hanya sekitar lima menit bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur sekitar pukul 14.30 WIB. Menurut sejumlah warga, terjangan angin membuat pohon-pohon bertumbangan, serta genting belasan rumah berhamburan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Sesaat setelah kejadian, tim Muspika Karangmalang langsung menyisir setiap wilayah untuk melakukan pendataan kerusakan.

“Ada dua rumah yang rusak total. Satu karena ambruk dan satunya karena tertimpa pohon. Tadi kami sudah menginstruksikan kepada perangkat desa dan warga untuk melakukan evakuasi puing-puing reruntuhan di rumah korban yang masih bisa diselamatkan dan dipergunakan,” papar Camat Karangmalang, Bambang SM, Selasa (19/3) petang.

Sebagai tindak lanjut, kejadian serta kerusakan tersebut sudah dilaporkan ke Bupati serta instansi terkait. Hingga berita ini diturunkan, tim masih melakukan pendataan mengenai kemungkinan adanya kerusakan lain yang ditimbulkan dalam musibah tersebut.

Kapolsek Karangmalang, AKP I Ketut Sukarda mengatakan sesaat setelah menerima laporan, pihaknya bersama personel langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan membantu evakuasi. Menurut hasil olah TKP, rumah yang ambruk milik Sugiman berukuran 9 x 10 meter dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 5 juta.

Terpisah, Plt Kepala Badan Kesbangpolinmas, Suharto mengatakan sudah menerima laporan terkait musibah angin yang merusakkan dua rumah tersebut. Kerugian akibat musibah tersebut ditaksir mencapai lebih dari Rp 10 juta. Selain menginstruksikan evakuasi secara bergotong royong, ia juga mengimbau warga waspada dalam menghadapi cuaca ekstrem utamanya hujan deras yang disertai angin. *** Wardoyo | Ronald Seger Prabowo