HUT Marching Band UNS ke-25: Segarkan Kembali Memori Masa Lalu

HUT Marching Band UNS ke-25: Segarkan Kembali Memori Masa Lalu

378

Alunan alat musik yang riang, ditambah kekompakan dan keunikan polah tingkah para anggotanya, membuat penampilan Marching Band UNS, yang telah berdiri puluhan tahun lalu ini memukau di tengah malam syahdu Taman Balekambang.

PERINGATI ULANG TAHUN-Sejumlah anggota Marching band Universitas Sebelas Maret Surakarta saat tampil di atas panggung dalam konser ulang tahun ke 25 di Gedung Kesenian Taman Balaikambang, Solo, Sabtu (16/3) malam. JOGLOSEMAR|Budi Arista Romdhoni
PERINGATI ULANG TAHUN-Sejumlah anggota Marching band Universitas Sebelas Maret Surakarta saat tampil di atas panggung dalam konser ulang tahun ke 25 di Gedung Kesenian Taman Balaikambang, Solo, Sabtu (16/3) malam.
JOGLOSEMAR|Budi Arista Romdhoni

Angka 25, bagi Unit kegiatan Mahasiswa (UKM) Marching Band Universitas Sebelas Maret Surakarta (MB UNS), memang istimewa. Bagaimana tidak, tepat di tahun 2013 ini, UKM yang menghimpun ragam kreativitas ini mencapai usia 25 tahun. Sebuah perjalanan yang luar biasa, sebab UKM yang diresmikan 11 Maret 1988 ini berhasil menorehkan prestasinya. Tak hanya itu, sejarah yang terangkai pun penuh dengan suka dua. Maka, tak berlebihan pula, di usia 25 tahun ini, sebuah refleksi diri, baik atas apa yang telah dijalani maupun apa yang akan dijalani menjadi ritual yang dilakukan.

Semangat itu pula yang tergambar jelas pada acara pementasan mini Bluedynamic Music Explosion 2013 yang digelar di Gedung Kesenian Taman Balekambang, Sabtu (16/3). Acara tersebut sekaligus untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Marching Band UNS yang tepat menyentuh usia perak.

Bertema The 25th Silver Glory – The Greatest Journey of Marching Band UNS ini penonton, anggota MB UNS, dan Purnabhakti MB UNS diajak untuk menilik kembali perjalanan MB UNS ketika masih menjadi sebuah unit Drum Band hingga bertransformasi menjadi unit marching band. Perak memiliki arti yang cukup kuat dan tahan lama.

Ditemui di sela-sela acara, Rudi Haryono, Ketua Panitia HUT MB UNS menceritakan, awal mula MB UNS berdiri pada tahun 1988 masih dalam format drum band. Pada tahun 2000-an baru formatnya berubah menjadi marching band.

Menurutnya, drum band berbeda dengan marching band. Jika drum band komposisi alatnya lebih banyak alat perkusi, maka alat marching band komposisinya seimbang antara alat perkusi dan non perkusi.

“Sejak awal berdiri sampai sekarang, sudah banyak prestasi yang ditorehkan. Bahkan pada peringatan HUT yang ke 25 ini kami mendapatkan kado besar dengan keberhasilan MB UNS menyabet gelar juara 1 Divisi Satu Grand Prix Marching Band XXVII yang digelar di Jakarta,” ujar dia.

Selain menjadi juara 1, pada Grand Prix MB XXVII tersebut, MB juga meraih juara 1 Divisi Satu Solo Horn, juara III Divisi Satu Solo Percussion, juara III Divisi Satu Solo Keyboard Percussion, Terbaik 1 Divisi Satu Visual, dan Terbaik 1 Divisi Satu General Effect.

Rudi menambahkan, keberhasilan yang diraih di masa sekarang ini mustahil diraih jika tidak ada masa lalu yang dilalui dengan gemilang. Apa yang ada sekarang juga berkat capaian yang diraih di masa lalu.

“Oleh sebab itu, acara ini dibuat dengan tujuan utama untuk mengembalikan memori yang sudah pernah kita lewati mulai dari nol sampai saat ini,” tegasnya.

Dalam gelaran yang begitu menghipnotis ratusan penonton tersebut, empat marching band dari Universitas Islam Indonesia, Universitas Gajah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto  turut menyuguhkan penampilan mereka masing-masing.

“Dari awal sebenarnya, kurang tertarik, namun ketika melihat penampilan dari UNS tadi, marching bandnya beralur, dan bercerita, ternyata bagus dan menarik “jelas Arista, salah satu penonton yang turut berjubel menyaksikan.

Imbuh Arista, penampilan Marching Band UNS itu terbilang unik, karena sebelum mereka tampil ada persembahan sebuah cerita tentang hewan di kutub pada sebuah layar, dan kemudian tim Marching Band UNS tersebut, keluar mengikuti gerak-gerik hewan tersebut. Mengundang tawa namun juga applaus.

“Pokoknya bagus, dan selamat ulang tahun juga buat Marching Band” ujar Warga Nusukan, Banjarsari ini.

Yasser Arafat

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR