JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Nasional Ibas Bantah Terima Duit Hambalang

Ibas Bantah Terima Duit Hambalang

270

ibasJAKARTA-Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Edhie Baskoro yang biasa dipanggil Ibas bicara soal kasus Hambalang. Nama Ibas belakangan ini memang dikait-kaitkan dengan aliran dana Hambalang. Ibas memberi penjelasan, bahwa sama sekali dirinya tak pernah menerima uang dari proyek itu.

“Saya tidak mengenal Yulianis, saya juga tidak mengenal Mindo. Tuduhan tersebut sudah mencemarkan nama saya. Sudah saya katakan sebelumnya, 1.000 persen itu tidak benar,” tegas Ibas dalam keterangannya, Sabtu (16/3).

Ibas menyatakan tuduhan-tuduhan yang selama ini dilemparkan padanya sebenarnya adalah tuduhan lama yang tidak valid. “Saya sudah sering dituduh. Penuduhnya pun sudah tervonis dan diketahui. Uang Century, uang Hambalang atau apapun itu yang berhubungan dengan kasus-kasus yang selama ini beredar, janganlah sampai hal-hal ini terus terulang apalagi saya tidak menerima apapun,” jelasnya.

Sebelumnya, pada Kamis (14/3), Yulianis sambil berjalan keluar ruang sidang menjawab berondongan pertanyaan wartawan. Yulianis saat itu membenarkan pertanyaan soal dugaan aliran dana ke Ibas. Ibas membantahnya. “Saya Ketua SC kongres Bandung dan saya tidak menerima uang apapun. Justru saya ingin tahu siapa yang dimaksud dan siapa yang mengatasnamakan saya bila benar uang itu di atas namakan saya,” ujar Ibas menampik hal tersebut.

Ibas menduga ada kepentingan politik di balik isu tersebut sehingga dirinya dijadikan korban atas keuntungan yang didapat. “Saya bertanya-tanya, ada kepentingan politik besar apa di balik isu-isu ini yang menginginkan saya masuk dalam pusaran?” tanyanya.

Sementara itu juru bicara KPK Johan Budi pada Jumat (16/3), menegaskan KPK masih melakukan validasi atas informasi yang disampaikan setiap saksi, termasuk Yulianis.

Detik

BAGIKAN
  • mamad

    Kalo aku sih cuma Nyengir … boleh khan ?
    lha wong dulu teman dalam satu partai membantah, menggelak, dsb
    tapi buktinya terseret juga. ya.. biar waktu yang memutuskan