JOGLOSEMAR.CO Daerah Klaten Indentitas Mayat Kemusu Belum Terungkap

Indentitas Mayat Kemusu Belum Terungkap

358
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

BOYOLALI- Identitas mayat laki-laki yang ditemukan mengambang di Sungai Karangboyo, Desa Guwo, Kecamatan Kemusu hingga Minggu  (24/3) belum terungkap. Meski demikian, mayat tersebut dipastikan bukan korban pembunuhan.

Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto melalui Kasatreskrim AKP Dwi Haryadi mengungkapkan,  sejauh ini pihaknya masih kesulitan mengungkap identitas korban. Pasalnya, saat ditemukan korban tidak mengantongi identitas apapun.

Selain terus melakukan penyelidikan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu adanya laporan masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya. Disinggung terkait kemungkinan mayat merupakan korban pembunuhan, Kasat menegaskan dari hasil otopsi di RSUD Moewardi Solo, tidak ditemukan tanda kekerasan pada jasad korban.

Hasil otopsi juga menyebutkan kematian korban disebabkan karena tenggelam. Kesimpulan ini di antaranya lantaran ditemukannya kandungan pasir dan adanya kotoran berupa daun di saluran pernapasan dan pencernaan korban. “Bukan korban pembunuhan karena tidak ada tanda kekerasan, meninggalnya karena tenggelam karena ditemukan pasir di paru-paru dan kotoran daun di saluran pernapasan dan lambung korban,” ungkap Kasat.

Sementara luka-luka di tubuh korban, menurut Kasat hanya luka lecet yang dikarenakan benturan saat korban jatuh dan hanyut di sungai. Dan sampai saat ini, menurut Kasat mayat tersebut masih dititipkan di kamar mayat RSUD Moewardi Solo.

Selanjutnya, menurut Kasat jika 3-4 hari ke depan tidak ada masyarakat yang melaporkan kehilangan, maka jasad korban akan segera dimakamkan. Terkait ini pihaknya menghimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga supaya segera melaporkan ke polisi. Selain itu, hingga saat ini pihaknya juga terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas korban.

Seperti yang diberitakan sebelumnya,sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengambang di Sungai Karangboyo, perbatasan Desa Banyusri Kecamatan Wonosegoro dengan Desa Guwo Kecamatan Kemusu, Jumat (22/3) pagi. Saat ditemukan, kondisi mayat hanya mengenakan celana pendek. Ciri-ciri korban di antaranya yakni berusia sekitar 35 tahun, berambut hitam lurus pendek, tinggi 160 sentimeter, dan berat badan sekitar 80 kilogram. Penemuan mayat tersebut kontan membuat geger warga sekitar. Muncul dugaan korban terpeleset di tebing sungai yang cukup terjal hingga kemudian tewas tenggelam. Ario Bhawono