JOGLOSEMAR.CO Lifestyle Kesehatan Jaga Kebugaran dengan Fitnes, Tepatkah?

Jaga Kebugaran dengan Fitnes, Tepatkah?

665
BAGIKAN
Joglosemar/Abdullah Azzam JAGA KEBUGARAN - Dua wanita melakukan fitnes di Hotel Best Western, Solo, Kamis (7/3). Kegiatan tersebut sering dilakukan para wanita untuk menjaga kebugaran tubuh mereka.
Joglosemar/Abdullah Azzam
JAGA KEBUGARAN – Dua wanita melakukan fitnes di Hotel Best Western, Solo, Kamis (7/3).

Kamu sering berolahraga untuk menjaga tubuh agar tetap sehat, bugar, dan fresh? Olahraga apa yang kamu lakukan? Beberapa perempuan ada yang melakukan fitnes dengan alasan menjaga kebugaran tubuhnya. Namun apakah mereka telah mengerti arti fitnes yang sesungguhnya?

Kali ini, Joglosemar menghadirkan dua responden yang memiliki perbedaan dalam memaknai kata fitnes. Ratna Sukasih (29), seorang perempuan yang sangat memperhatikan penampilan mengatakan bahwa dirinya melakukan fitnes di rumah. Ia tak menggunakan alat bantu tetapi sekedar menggerak-gerakkan tubuhnya menyerupai senam.

Sementara itu, Yuliana (25) seorang guru Bimbingan Konseling mengatakan bahwa dirinya melakukan fitnes untuk menambah berat dan membentuk tubuhnya agar terlihat sintal. “Kalau aku melakukan program tersebut selama setengah tahun. Instrukturnya memberikan waktu tiga kali pertemuan dalam waktu seminggu,” katanya. Yuli dibantu alat-alat besar yang dapat membentuk pantat, pinggul, serta tangannya lebih berisi. “Aku nggak tahu namanya tapi aku selalu bertemu dengan alat-alat itu tiap pertemuan. Hasilnya, sekarang berat badanku nambah dan lebih berisi lagi,” kata perempuan berambut rebondingan itu.

Sudah dapat ditemukan bukan, perbedaan cara pandang tentang fitnes di antara kedua perempuan tersebut? Ratna mengartikan fitnes seperti senam, dengan kata lain adalah olah tubuh. Sedangkan Yuli, fitnes adalah olahraga yang dibantu dengan alat-alat olahraga.

Secara jelas, Asisten Recreation Manager Lor In Hotel yang juga instruktur fitnes di hotel tersebut, Dadang mengatakan bahwa fitnes merupakan salah satu jenis olahraga yang bertujuan membentuk tubuh sesuai yang diinginkan. Caranya, dibantu dengan alat-alat berat seperti, Butterfly machine, Chest Press,  MachineLeg Press, Leg Extention dan Leg curl, Rowing Machine, Bench pressTwisterdan alat berat lainnya. Masing-masing memiliki fungsi untuk membentuk bagian tubuh tertentu. Misalnya bagian dada, lengan, otot perut, juga kaki.

Yang perlu diluruskan adalah cara pikir perempuan yang kurang tepat dalam memaknai fitnes yang sesungguhnya. “Lebih tepatnya, menjaga kebugaran tubuh agar tubuh tetap fresh adalah dengan cardio bukan fitnes. Cardio adalah salah satu jenis olahraga yang bertujuan membakar kalori,” kata Dadang saat ditemui di Lor In Hotel beberapa waktu lalu.

Teknik dalam cardio dapat dilakukan tanpa alat-alat berat karena yang dilakukan hanyalah olah gerak tubuh. “Misalnya, jalan, jogging, lari, dan juga senam aerobik,” terang Dadang. Sedangkan fitnes menggunakan alat-alat berat, sebagaimana dikatakan Yuli sebelumnya. Fitnes merupakan cara untuk membentuk tubuh.

Tahapan yang tepat

Antara cardio dan fitnes harus dilakukan secara bertahap. Tahapan pertama adalah cardio. Gerakan-gerakan dasar dilatih dalam tahapan ini. Jika melakukannya di sebuah fitnes center seperti di Sasono Kridanggo Health Club Hotel Lor In, maka peserta akan diberi jadwal tiga kali seminggu dengan waktu 45 sampai satu jam tiap pertemuan. ‘‘Target tiap pertemuannya adalah membakar 300 kalori. Dengan treadmill dan dibantu alat, kondisi jantung juga akan terdeteksi,“ kata Dadang.

Menurutnya, kondisi jantung perlu dipertimbangkan saat melakukan olahraga. ‘‘Jangan melakukan fitnes kalau kondisi jantungnya sudah bermasalah,“ lanjut Dadang. Sebaiknya, sarannya, ikuti tahapan yang benar. Melakukan Cardio terlebih dulu, barulah fitnes.

Menurut Dadang, jika perempuan ingin tampil segar dan tubuhnya bugar, Cardio dapat diimbangi dengan Yoga. Tujuan Yoga adalah mengatur pernafasan. ‘‘Kalau dengan yoga itu, akan memunculkan aura kecantikan. Jadi dengan Cardio dan yoga yang seimbang dan pelaksanaannya yang beda hari, akan membuat perempuan sehat luar dalam,“ jelas Dadang.

Bernadheta Dian Saraswati