JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Jalan Slamet Riyadi Amblas, karena Galian Kabel PLN

Jalan Slamet Riyadi Amblas, karena Galian Kabel PLN

461
BAGIKAN
DIPERBAIKI-Sejumlah pekerja dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kota Surakarta menggerjakan perbaikan jalan ambles di perempatan Gendengan, Jalan Slamet Riyadi, Senin (18/3).  Joglosemar/Yuhan Perdana
DIPERBAIKI-Sejumlah pekerja dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kota Surakarta menggerjakan perbaikan jalan ambles di perempatan Gendengan, Jalan Slamet Riyadi, Senin (18/3). Joglosemar/Yuhan Perdana

LAWEYAN-Dinas Pekerjaan Umum (DPU) akhirnya memperbaiki jalan amblas di sisi timur di perempatan Gendengan, Jalan Slamet Riyadi, Senin (18/3).  Ruas jalan itu amblas, diketahui ternyata ada bekas galian kabel PLN.

Perbaikan dilakukan dengan penggalian, untuk mengetahui penyebab amblasnya ruas jalan itu. Sebelumnya, kondisi jalan tersebut memang sering dikeluhkan warga yang melintas, karena cukup membahayakan.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPU Solo, Nur Basuki, kepada Joglosemar, menjelaskan, sebelum memperbaiki, pihaknya memantau terlebih dahulu kondisi jalan tersebut. “Dipantau dulu bagaimana amblasnya jalan selama dua Minggu lalu. Kalau amblasnya cepat, kemungkinan di bawahnya ada bekas galian,”  ujarnya.

Selanjutnya, Bina Marga pun menggali lokasi ruas jalan yang amblas tersebut. Setelah digali, ternyata di bawahnya memang ada bekas galian kabel dari PLN. ”Di bawah jalan rusak itu memang terdapat bekas galian, yakni galian kabel dari PLN dan sekarang juga masih terdapat kabel-kabelnya,” katanya.

Nur tidak menampik jika sebelumnya, banyak warga yang mengeluhkan kondisi jalan amblas tersebut. Sayangnya, Nur tidak begitu mengetahui secara detail luas ruas jalan yang amblas itu. Hanya saja, Nur mengatakan, untuk perbaikan, pihaknya menggunakan anggaran rutin pemeliharaan jalan di DPU.

Salah seorang pengguna jalan, Yani (30) mengatakan, sebelumnya jalur amblas itu  memang cukup membahayakan. Terlebih jika malam hari dan kondisi hujan, ruas jalan tak terlihat. Amblasnya jalan mencapai kedalaman sekitar 15 sentimeter.

”Kalau tidak tahu atau lupa pas lewat situ kan bisa terjatuh. Memang harus diperbaiki, sebelum banyak yang menjadi korban,” kata perempuan yang mengaku kerap melintasi jalan itu. Ari Purnomo