JOGLOSEMAR.CO Daerah Klaten Jelang Pilkades, 278 Desa Diaudit

Jelang Pilkades, 278 Desa Diaudit

342
BAGIKAN

pilkadesKLATEN – Menjelang Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Klaten, Inspektorat Kabupaten Klaten melakukan audit keuangan dan aset desa. Kepala Inspektorat Klaten, Eko Medi Sukasto, mengatakan tujuan audit tersebut agar permasalahan yang ada saat tampuk kepemimpinan kades lama dapat diselesaikan. Sehingga kades baru yang terpilih tidak harus menanggung beban jika nanti permasalahan terkait aset desa dari periode sebelumnya.

“Audit tersebut dilakukan agar persoalan yang menjadi tanggung jawab Kades lama selesai sebelum serah terima jabatan. Jangan sampai permasalahan muncul justru setelah Kades baru terpilih dan tanggung jawab sudah berpindah tangan,” paparnya, Rabu (20/3).

Ia menyebutkan beberapa aspek akan menjadi acuan audit desa. Antara lain adalah aset desa, baik yang bergerak maupun tidak bergerak, keuangan desa, dan sumber daya manusia. “Termasuk aset yang belum tercatat, seperti pembelian tanah kas desa yang belum diatasnamakan desa,” kata dia.

Dengan dilakukannya audit sebelum pergantian Kades akan menekan bentuk penyelewengan aset yang mungkin dapat dilakukan oleh oknum tertentu. Hal ini lantaran, pernah terjadi kasus penyelewengan tanah kas desa yang belum berganti statusnya dari milik perorangan ke tanah milik desa. Melalui audit tersebut, semua aset desa akan dapat diketahui termasuk permasalahan desa yang terjadi pada periode lama. “Sebanyak 278 desa akan diaudit sebelum pelaksanaan Pilkades pada 11 April mendatang. Jangan sampai kasus-kasus penyelewengan aset terjadi lagi,” tuturnya.

Eko menambahkan, setiap tahun desa memperoleh Alokasi Dana Desa (ADD) dari Pemkab Klaten, serta pendapatan dari pemakai tanah bengkok. Sehingga dengan adanya pemeriksaan keuangan, jika terjadi selisih maka harus menjadi tanggung jawab kades yang lama.  “Setelah adanya audit, diharapkan semua permasalahan yang menjadi tanggung jawab kades lama dapat terselesaikan sebelum pelaksanaan pilkades,” jelasnya. Angga Purnama