JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Jumlah BPP dan Dapil Pileg Bakal Berubah

Jumlah BPP dan Dapil Pileg Bakal Berubah

400
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

SRAGEN—KPU Sragen mengisyaratkan adanya kenaikan bilangan pembagi pemilih (BPP) dan perubahan daerah pemilihan (Dapil) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 mendatang. Untuk Dapil dimungkinkan akan ada perubahan wilayah, sedangkan BPP akan naik menyesuaikan kenaikan jumlah penduduk per kecamatan.

“Ya. Karena jumlah penduduk per kecamatan tambah maka secara otomatis jumlah BPP (harga jumlah suara untuk satu kursi) juga akan tambah. Demikian pula, supaya proporsionalnya terjaga maka ada kemungkinan perubahan Dapil,” ujar Ketua KPU Sragen, Agus Riewanto, seusai memimpin rapat koordinasi penentuan Dapil Pileg 2014 oleh Parpol dan masyarakat di kantor KPU Sragen.

Untuk persoalan Dapil, kemungkinan akan terjadi perubahan meskipun tidak bergeser total dari Pileg 2009. Sebab jumlah kursi yang diperebutkan dalam Pileg 2014 Sragen tetap 45 kursi. Mengenai kemungkinan bertambahnya Dapil, Agus mengaku pihaknya masih menunggu surat usulan tertulis dari Parpol peserta pemilu yang ada di Sragen.

Dalam pertemuan koordinasi soal Dapil kemarin, sejumlah perwakilan dari Parpol menengah dan Parpol kecil memang mengusulkan agar jumlah Dapil ditambah menjadi antara 7-8. Partai Hanura misalnya, mengusulkan agar jumlah Dapil dimekarkan menjadi delapan Dapil. Kemudian Partai Nasdem mengusulkan jumlah Dapil menjadi tujuh. Usulan kenaikan satu Dapil juga diusulkan Partai Demokrat dan Gerindra.

Mereka beralasan pemekaran dinilai akan membuat Pileg lebih demokratis, selain memperbesar peluang partai kecil untuk bisa bersaing mendapatkan kursi. Sementara delegasi PKB, menyatakan tidak mempersoalkan dan sudah siap seandainya jumlah Dapil tetap bertahan atau akan dinaikkan. Sementara, partai besar seperti Golkar dan PDIP belum memutuskan usulan atau sikap.

Mengenai usulan penambahan Dapil, Agus mengatakan masih menunggu masukan tertulis dari Parpol, apakah akan memilih opsi 6, 7, atau 8 Dapil. Usulan tertulis akan ditunggu sampai tanggal 1 Maret, dan 2 Maret akan diplenokan dan diusulkan ke KPU Pusat melalui KPU Provinsi Jateng. “Yang menentukan Dapil KPU Pusat,” tandas Agus. Wardoyo