Kantor Pajak Prihatin, Penyerahan SPT Masih Ren

Kantor Pajak Prihatin, Penyerahan SPT Masih Ren

416
SERAHKAN SPT-Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo menyerahkan SPT  Tahunan di loket yang disediakan petugas Pajak di kawasan Balaikota Solo, Senin (18/3). Joglosemar|Budi Arista Romadhoni
SERAHKAN SPT-Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo menyerahkan SPT Tahunan di loket yang disediakan petugas Pajak di kawasan Balaikota Solo, Senin (18/3). Joglosemar|Budi Arista Romadhoni

SOLO- Hingga akhir pekan kemarin, penyerahan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Solo masih sangat rendah. Dari 64.023 Wajib Pajak (WP) Orang Pribadi (OP) yang ada di bawah KPP Pratama Solo, baru 13.523 WP OP atau sebesar 21,12 persen saja yang sudah menyerahkan SPT Tahunan PPh.

Demikian disampaikan Kabid Pelayanan, Penyuluhan dan Humas (P2Humas) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jateng II, Basuki Rahmat. Ia mengatakan, meski yang menyerahkan SPT Tahunan PPh masih sangat sedikit, namun pihaknya sangat optimis hingga jatuh tempo pada 31 Maret mendatang untuk target kepatuhan sebesar 70 persen bisa terealisasi.

“Biasanya, WP itu menyerahkan SPT Tahunan PPh di akhir-akhir menjelang tanggal jatuh tempo,” terang Basuki saat ditemui di sela-sela acara pekan panutan di Balaikota Solo, Senin (18/3).

Untuk itu dari KPP Pratama Solo menggelar semacam pekan panutan yang dilakukan di Pendapi Gede Balaikota Solo. Dalam pekan panutan ini, Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo menyerahkan SPT Tahunan PPh di hadapan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Baca Juga :  Sensasi Ayam Geprek Lelehan Mozarella

“Setelah Pak Wali menyerahkan SPT Tahunan PPh, diharapkan bisa menjadi contoh bagi PNS di lingkungan Pemkot serta masyarakat pada umumnya,” imbuh Basuki.

Untuk itu, petugas dari KPP Pratama Solo membuka stan di dalam Pendhapi Gede Balaikota Solo selama satu hari untuk melayani penyerahan SPT Tahunan PPh. Selain di Balaikota, KPP Pratama Solo juga membuka drop box di beberapa tempat. Di antaranya di Kampus Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) dan di Kantor Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Solo. “Kalau di UNS sebanyak tiga kali dalam sebulan, sedangkan di Kantor IAI sebanyak dua kali dalam sebulan,” ujar Basuki.

Kemudian supaya tidak terjadi antrean saat penyerahan SPT Tahunan PPh di KPP Pratama Solo, untuk loket pun dilakukan penambahan. Dari sebelumnya terdapat 10 loket, kini ditambah 20 loket menjadi 30 loket.

Baca Juga :  SRITEX TUMBUH MENDUNIA : Tingkatkan Kapasitas Produksi, Ciptakan Produk Baru

Khusus hari Sabtu tanggal 23 Maret, KPP Pratama tetap melayani masyarakat yang ingin menyerahkan SPT Tahunan PPh mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Sedangkan untuk penyerahan SPT Tahunan PPh di KPP Pratama Solo hanya dilayani sampai tanggal 28 Maret sampai pukul 20.00 WIB. Sedangkan di tanggal 29,30, dan 31 Maret, karena libur maka penyerahan SPT Tahunan PPh masih bisa diterima melalui jasa pos alias jasa pengiriman.

Sementara itu, Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo menambahkan, dirinya sangat menyambut baik upaya yang dilakukan oleh KPP Pratama Solo yang telah melakukan jemput bola ke Balaikota Solo. Sehingga hal ini bisa memudahkan para PNS maupun masyarakat umum yang ingin menyerahkan SPT Tahunan PPh.

“Seluruh PNS di lingkungan Pemkot Solo saya harap kesadarannya untuk menyerahkan SPT Tahunan PPh tepat pada waktunya,” ujar Rudy. Tidak hanya untuk kalangan PNS saja, Rudy juga mengimbau kepada seluruh warga Solo diharapkan kesadarannya untuk menyerahkan SPT tahunan PPh.  Dwi Hastuti

BAGIKAN