Kerap Rugikan Warga, Kadus Cilengan Diadukan

Kerap Rugikan Warga, Kadus Cilengan Diadukan

383
GERUDUK BALAI DESA—Belasan warga Dusun Cilengan, Desa Mojoroto, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar menggeruduk balai desa setempat karena kesal dengan perilaku Kadus setempat, Rabu (13/3).  Muhammad Ikhsan
GERUDUK BALAI DESA—Belasan warga Dusun Cilengan, Desa Mojoroto, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar menggeruduk balai desa setempat karena kesal dengan perilaku Kadus setempat, Rabu (13/3). Muhammad Ikhsan

KARANGANYAR—Sejumlah warga Dusun Cilengan, Desa Mojoroto, Kecamatan Mojogedang menggeruduk balai desa setempat, Rabu (13/3) siang. Mereka mengadukan Kepala Dusun (Kadus) Cilengan, Chris Suwardoyo karena diduga terlibat sejumlah kasus yang merugikan warga.

Diterima Kades Mojoroto, Trimanto, mereka menyerahkan selembar surat aduan. Salah satu poin dalam surat tersebut menyebutkan dugaan keterlibatan Kadus Chris dan sejumlah oknum atas kasus penyelesaian percobaan pencurian pompa air di Masjid Al Ikhlas di Dusun Cilengan beberapa waktu lalu.

“Tidak jelas penyelesaian kasus tersebut, pelaku (pencurian) dibebani sejumlah uang yang katanya untuk kepentingan masyarakat oleh Kadus. Tapi nyatanya setelah kita konfirmasi ke masyarakat, mereka tidak mengetahui,” kata salah satu takmir Masjid Al Ikhlas, Sugiarto.

Baca Juga :  Gilaa!!! Aksi Gadis Karanganyar Nekat Panjat Tower 72 Meter Ternyata Hanya Cari Sensasi. Ini Motif Aslinya...

Warga lainnya, Sugi, menambahkan bila perilaku Kadus Chris tidaklah pantas menjadi panutan. Sebab kondisi keluarganya sendiri, menurutnya, sudah carut marut.

Dalam mediasi itu, perwakilan dari warga menegaskan sikapnya untuk tidak lagi menganggap keberadaan dari Kadus yang bersangkutan. “Ke depan kami tidak mau lagi berurusan dengan Pak Kadus. Jadi untuk segala hal seperti surat menyurat kami tidak mau melewati ia,” ungkap Sugi.

Sementara itu, Kades Mojoroto, Trimanto mengaku akan melakukan konsultasi dengan pihak Kecamatan Mojogedang dan Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Setda Karanganyar terkait perilaku Kadus Chris. “Konfirmasi dengan Kadus yang bersangkutan telah kami lakukan. Hasilnya, semua tuduhan itu dibantah dan dinilai oleh yang bersangkutan merupakan upaya dari sekelompok orang yang ingin mencemarkan nama baiknya,” katanya.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Penjualan Benih Rp 190 Juta, Pegawai PT Pertani Terancam 20 Tahun

Adapun terkait masalah administrasi yang oleh warga tak ingin lagi berurusan dengan Kadus Chris menjadi bahan perdebatan panjang. Untuk sementara, bagi warga yang ingin mengurus surat izin atau lain-lainnya bisa langsung melalui pihak RT setempat terlebih dahulu. “Hal ini akan berjalan sampai kasus ini diselesaikan,” ungkap Sekdes Mojoroto, Tarmo. Muhammad Ikhsan

BAGIKAN