JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Keraton Solo Berbenah, Abdi Dalem Bersihkan Gapura

Keraton Solo Berbenah, Abdi Dalem Bersihkan Gapura

430
BAGIKAN
DICAT ULANG-Sejumlah abdi dalem Keraton Kasunanan Surakarta mengelupasi cat di gapura Gladak, Selasa (19/3). Proses pengelupasan ini dilakukan untuk memperbaharui warna cat lama yang nampak sudah memudar. Joglosemar/Yuhan Perdana
DICAT ULANG-Sejumlah abdi dalem Keraton Kasunanan Surakarta mengelupasi cat di gapura Gladak, Selasa (19/3). Proses pengelupasan ini dilakukan untuk memperbaharui warna cat lama yang nampak sudah memudar. Joglosemar/Yuhan Perdana

Serjono, sudah dua hari ini sibuk mengelupasi cat kusam yang menempel di Gapura Gladag, ujung timur Jalan Slamet Riyadi. Dengan teliti, abdi dalem Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat mengelupasi cat-cat kusam dan retak.

Bermodal alat kerok dan ampelas, Sarjono dan belasan abdi dalem menghabiskan waktunya di kawasan Gladag. Mereka terbagi dalam dua kelompok. Di tugu sebelah barat dan sebelah timur. Mereka juga mengandalkan batang bambu yang diikatkan sebagai tangga untuk mencapai puncak gapura.

Kata Sarjono, gapura yang jadi ikon keraton itu akan dicat ulang. ”Pengelupasan cat sudah dimulai sejak dua hari ini. Abdi dalem yang turun langsung,” katanya, sembari memotong batang bambu, Selasa (19/3).

Tidak mudah mengelupasi cat kusam yang menempel di gapura itu. Selama dua hari ini saja, belasan abdi dalem baru sanggup merampungkan pengelupasan cat bagian bawah gapura saja. Menurut Sarjono butuh waktu sepekan untuk membersihkan gapura itu. ”Kami diminta untuk benar-benar bersih mengelupasi cat lama agar pengecatan yang baru bisa bagus hasilnya. Makanya kami setiti (hati-hati),” kata Sarjono.

Pemandangan yang sama juga terlihat di pintu gerbang depan Korikamandungan. Belasan abdi dalem juga sibuk mengelupasi cat pintu gerbang. Arus lalu lintas depan pintu gerbang padat merayap karena para abdi dalem memenuhi sebagian badan jalan.

Wakil Pengageng Museum dan Pariwisata Keraton Surakarta KRMH Satriyo Hadinagoro, mengatakan, pengecatan ulang dilakukan, lantaran kondisi gapura-gapura keraton sudah kusam warnanya. Selain Gapura Gladag, gapura lain yang akan dicat adalah gapura dekat Pasar Klewer, gapura dekat Pasar Gading, gapura dekat Benteng Trade Centre (BTC), dan gapura depan Korikamandungan.

“Kebetulan ada bantuan dari warga yang peduli ditambah sedikit dana dari keraton. Karena hanya bisa digunakan untuk mengecat jadi kami melakukan pengecatan,” kata Satriyo. Pria berkacamata ini tak mau menyebutkan siapa pihak yang memberikan bantuan, termasuk nominalnya.

Khusus Gapura Gladag, pengecatan ulang itu akan membuat keraton akan lebih sedap dipandang mata. Apalagi gapura tersebut juga menjadi ikon Kota Solo yang dilihat langsung para pengendara yang melintas di Jalan Slamet Riyadi. ”Kalau kusam terus kan kesannya jelek. Kita tak mau nunggu bantuan Pemkot Solo, kalau memang punya dana ya sedikit demi sedikit kita perbaiki,” katanya. Ronald Seger Prabowo