JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Ketua OSIS Dikeroyok Kakak Kelas

Ketua OSIS Dikeroyok Kakak Kelas

264

WONOGIRI-Polisi memeriksa empat siswa kelas IX SMPN 3 Baturetno, yang diduga melakukan pemukulan dan pengeroyokan terhadap adik kelas yang sekaligus Ketus OSIS setempat. Dari pemeriksaan, hanya dua siswa yang memukul. Polisi pun melakukan pembinaan kepada siswa yang bersangkutan.

Kapolres Wonogiri, AKBP Tanti Septiyani melalui Kapolsek Baturetno, AKP La Amani mengatakan telah memeriksa pelaku pemukulan terhadap Ipung Setya Utama (14) siswa kelas VIII yang juga Ketua OSIS. “Dari hasil pemeriksaan, hanya dua siswa yang melakukan pemukulan. Dua siswa lain tidak ikut, hanya melihat saja,” kata Amani, Minggu (3/3).

Menurutnya, tak hanya pelaku yang dipanggil, korban dan guru BP pun dimintai keterangan. Pemanggilan guru itu terkait penertiban kelengkapan atribut yang dilakukan pengurus OSIS tanpa didampingi guru. Jika ada pendampingan dari guru, menurutnya kesan senior dan junior akan teredam.

“Alasan dari guru saat itu sibuk banyak pekerjaan, jadi tidak bisa mendampingi pengurus OSIS saat penertiban. Bagaimanapun, guru harus mendampingi agar tidak muncul kesan adik kelas menertibkan kakak kelasnya. Kalau ada guru yang mengawasi pasti suasananya berbeda,” jelasnya.

Ipung sendiri kini sudah sehat. Orangtua semua murid juga tidak luput dari pemeriksaan Polisi. Kepada orangtua, Polisi meminta agar lebih memerhatikan anak-anak mereka. Dua pelaku pemukulan juga mengaku dan menyatakan menyesal. “Orangtua korban tidak ingin membawa masalah ini terlalu jauh. Mereka menerima.

Anak-anak pelaku pemukulan kami bina, bukan wajib lapor tapi lebih ke pembinaan. Meski begitu, jika nantinya masalah ini berkembang lagi bukan tidak mungkin bisa sampai ke pengadilan. Intinya, semua menjadi pelajaran bagi pihak yang terlibat. Termasuk sekolah,” lanjutnya.

Eko Sudarsono

 

BAGIKAN