JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Kismadi Resmi Jabat Dirut BPR Joko Tingkir

Kismadi Resmi Jabat Dirut BPR Joko Tingkir

557
BAGIKAN

Bupati akan Buka Misteri Kasda

Bupati Agus mengaku saat diperiksa Kejati beberapa waktu lalu, dengan tegas menjawab sama sekali tidak pernah memerintahkan pencairan deposito Kasda.

Kismadi
Kismadi

SRAGEN—Bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman mengaku siap membuka misteri siapa orang atau pihak yang telah memerintahkan pencairan deposito Kasda Sragen Rp 11,2 miliar di BPR Joko Tingkir tanpa sepengetahuannya pada tanggal 2 Juli 2011 lalu. Hal itu disampaikan saat melantik Kismadi sebagai Direktur Utama BPR Joko Tingkir terpilih masa bakti 2013-2017 di Pendapa Rumah Dinas Bupati Sragen, Senin (25/3).

“Yang perlu diketahui, saya hari Sabtu tanggal 2 Juli itu ngancani Dirjen di Teknopark. Lha kok sore harinya saya dikabari uang deposito Rp 11,2 miliar itu sudah dicairkan. Saya yang mewakili rakyat tidak ditareni. Maka dari itu, misteri ini akan saya buka, siapa sebenarnya yang memerintahkan pencairan itu,” papar Bupati saat memberikan sambutan di hadapan puluhan pejabat Muspida dan pejabat yang dilantik.

Menurut Bupati, ihwal pencairan dan siapa pihak yang mendesak itu memang harus diungkap agar tidak menjadi misteri di kemudian hari. Sebab, dirinya menyadari saat ini polemik pencairan deposito itu mulai dibiaskan untuk menyeretnya ke dalam lingkaran kasus Kasda, padahal merasa tidak tahu menahu. Bupati juga mengaku saat diperiksa Kejati beberapa waktu lalu, ia tegas menjawab sama sekali tidak pernah memerintahkan pencairan deposito Kasda. “Makanya saya selalu bilang semoga hukum di Indonesia bisa tegak, jangan sampai orang yang tidak salah ikut disalah-salahke,” tandasnya.

Selesai melantik Kismadi, Bupati berpesan agar yang bersangkutan bisa membimbing karyawan dengan lebih baik. Lebih spesifik, Bupati juga berharap Kismadi yang sudah berpengalaman menangani manajemen BRI, bisa membawa BPR Joko Tingkir lebih maju dan tidak terjerembab ke problem kelam Kasda pada era pemerintahan Untung Wiyono. “BPR Joko Tingkir ini bukan milik Bupati atau perorangan, tapi milik masyarakat Sragen. Makanya nanti kalau ada pejabat atau dewan yang nunggak kredit, silakan diumumkan saja,” tegasnya.

Kismadi dilantik menggantikan Pono yang purna tugas. Pria kelahiran Sragen Wetan 58 tahun silam itu mengaku akan bekerja sesuai aturan yang ada. Ia juga sudah menyiapkan beberapa konsep serta produk kredit dengan suku bunga yang lebih rendah dari sebelumnya agar bisa lebih membantu masyarakat ekonomi kecil dan sektor pertanian di Sragen. Wardoyo