KJKS Babussalam Diminta Tak Tiru Handayani

KJKS Babussalam Diminta Tak Tiru Handayani

433

Aset Tembus Rp 17 Miliar

BANTU MASJID- Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman (kanan) didampingi Ketua KJKS Babussalam, Suparlan Ismanto (tengah) saat menyerahkan bantuan kepada pengelola masjid sebagai bentuk kepedulian bertepatan dengan Milad ke-5 KJKS tersebut, Minggu (10/3). Wardoyo
BANTU MASJID- Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman (kanan) didampingi Ketua KJKS Babussalam, Suparlan Ismanto (tengah) saat menyerahkan bantuan kepada pengelola masjid sebagai bentuk kepedulian bertepatan dengan Milad ke-5 KJKS tersebut, Minggu (10/3). Wardoyo

SRAGEN—Manajemen Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) Babussalam, Sragen melansir data hingga tahun kelima 2013 ini sudah mampu menghimpun aset mencapai Rp 17 miliar. Pesatnya perkembangan KJKS Babussalam yang dirintis tokoh asal Plupuh, Suparlan Ismanto ini pun mengundang apresiasi banyak pihak, tak terkecuali Bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman.

Ketua KJKS Babussalam, Suparlan ditemui di sela-sela perayaan Milad ke-5, Minggu (10/3), menyampaikan sejak dirintis tahun 2008, hingga awal Januari 2013 ini, aset KJKS-nya sudah menembus angka Rp 17 miliar dengan jumlah anggota mencapai 3.700-an orang. Tingginya tingkat kepercayaan masyarakat, diakuinya adalah faktor yang turut memicu pertumbuhan KJKS Babussalam. Bahkan, hingga tahun kelima ini, Babussalam juga sudah membuka kantor cabang pelayanan di Gambiran, Plupuh, Gondang, Mondokan, Sumberlawang, Tangen, dan Kalijambe.

“Kami sangat mengapresiasi kepada masyarakat yang semakin percaya dengan kami, baik dalam hal pembiayaan maupun tabungan. Satu hal, bahwa KJKS ini semata-mata kami rintis agar dapat bermanfaat bagi masyarakat, utamanya membantu perekonomian masyarakat menengah ke bawah,” ujarnya saat memberikan sambutan di Kantor Pusat KJKS Babussalam di Nglombo, Tenggak, Sidoharjo, Minggu (10/3).

Suparlan yang pernah masuk daftar calon bupati Sragen 2011 itu menggaransi pengelolaan manajemen KJKS-nya tidaklah sembarangan. Oleh karenanya, masyarakat tidak perlu khawatir untuk bermitra dengan KJKS Babussalam. Milad yang digelar secara sederhana itu makin komplit dengan kehadiran Bupati Agus dan jajaran pimpinan Satker, serta ratusan anggota KJKS maupun tokoh masyarakat setempat.

Selain didaulat menyerahkan bantuan kepada anak panti asuhan Plupuh dan masjid sekitar, pada kesempatan itu Bupati juga didaulat menerima buku tabungan kehormatan sebagai salah satu nasabah di KJKS. Bupati secara khusus juga berpesan agar manajemen KJKS senantiasa dijaga agar jangan seperti KPRI Handayani Pemkab yang hancur gara-gara kebobrokan pengelolanya. “Saya hanya berpesan keberhasilan KJKS Babussalam ini bisa terus dikelola dengan baik dan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Ini juga bagian dari semangat gereget mbangun Sragen,” pesannya. Wardoyo

BAGIKAN