JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Kondisi Taman Gajah Memprihatinkan

Kondisi Taman Gajah Memprihatinkan

605
PATUNG GAJAH RUSAK—Kondisi patung gajah di Taman Gajah, tepatnya di sebelah timur Alun-alun Karanganyar telah rusak di bagian belalainya karena termakan usia. Foto diambil Jumat (8/3). Muhammad Ikhsan
PATUNG GAJAH RUSAK—Kondisi patung gajah di Taman Gajah, tepatnya di sebelah timur Alun-alun Karanganyar telah rusak di bagian belalainya karena termakan usia. Foto diambil Jumat (8/3). Muhammad Ikhsan

KARANGANYAR–Kondisi Taman Gajah yang terletak di sebelah timur Alun-alun Karanganyar cukup memprihatinkan. Selain tidak terawat, fasilitas taman seperti alat bermain anak dan juga fasilitas pendukung lain juga banyak yang rusak.

Dari pantauan di lokasi, patung gajah yang menjadi ikon dari Taman Gajah sudah mengalami kerusakan. Belalai pada patung gajah tersebut juga sudah patah, yang diduga karena ulah tangan-tangan jail. Apalagi kondisi patung tersebut yang relatif sudah tua dan perlu diperbaiki.

Ketika dikonfirmasi, Kabid Pertamanan Penerangan Jalan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Karanganyar, Sigit Setyawan membenarkan kondisi buruk Taman Gajah. Ia menilai kerusakan sejumlah infrastruktur di taman tersebut karena faktor usia serta ulah tangan-tangan jahil tak bertanggung jawab. “Fasilitas taman juga banyak yang dicorat-coret, sehingga merusak keindahan taman,” ungkap Sigit, Jumat (8/3).

Menurut Sigit, kerusakan taman tidak hanya terjadi di Taman Gajah, namun juga taman lainnya seperti taman bunga yang terletak di timur air mancur batas kota. “Padahal yang membuat taman adalah masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKDP) untuk mempercantik Karanganyar,” terangnya.

Sigit mengaku sudah beberapa tahun terakhir tidak ada anggaran khusus dari APBD untuk rehabilitasi  aman. Anggaran yang ada hanya untuk perawatan rutin saja, yakni biaya menyapu, membuang sampah, dan menyiangi rumput. “Anggaran hanya untuk itu dan untuk membayar pekerja harian saja,” ujarnya.

Pihak DKP, menurut Sigit, sudah sering mengajukan anggaran kepada legislatif untuk merehabilitasi taman, namun selalu kandas. “Terlebih untuk tahun ini, keuangan tersedot untuk pembangunan fly over (jalan layang) dan Pilkada Karanganyar. Rehabilitasi taman selalu tidak diprioritaskan,” paparnya.

Sigit pun tidak akan berhenti untuk terus mengajukan dana guna merehabilitasi taman pada tahun anggaran berikutnya. Ia menilai taman merupakan bagian penting untuk menciptakan tatanan kota yang nyaman bagi masyarakat. “Dengan kondisi taman yang rusak akan membuat para pengunjung tidak merasa nyaman dan terganggu,” pungkasnya. Muhammad Ikhsan

BAGIKAN