JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Koperasi Mandiri Dibobol Maling

Koperasi Mandiri Dibobol Maling

381

logo-koperasiSUKOHARJO- Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) Surya Mandiri Vabang Nguter dibobol maling, Sabtu (30/3) pagi. Pencuri berhasil mengambil uang tunai Rp 14 juta, 150 Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan 90-an sertifikat.

Salah seorang pegawai KJKS Surya Mandiri Cabang Nguter, Ani mengaku kaget melihat kondisi kantor yang acak-acakan. Sekitar pukul 07.20 WIB, dirinya memasuki toko pakaian yang bersebelahan dengan kantor koperasi melihat pintu yang terakses dengan toko pakaian dalam kondisi terbuka. “Saya langsung melaporkan hal itu kepada pemilik koperasi, Agung Nugroho,” kata dia, Sabtu (30/3).

Setelah melakukan pengecekan, Agung tidak menemukan brankas yang digunakan untuk menyimpan uang dan surat-surat berharga lainnya. Menyadari telah menjadi korban pencurian, dirinya langsung melaporkan ke Polsek Nguter.

Menindaklanjuti laporan tersebut, dari jajaran Reskrim langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selang beberapa jam, kepolisian mendapatkan informasi mengenai penemuan sertifikat tanah beserta brankas di lokasi Sipon 4 Saluran Induk Dam ColoTimur, Nguter.

Informasi yang berhasil dihimpun dari lapangan menyebutkan, barang-barang tersebut kali pertama ditemukan penjaga pintu air, Mulyadi. Seperti biasanya, dirinya melakukan pengecekan saluran irigasi. Namun, saat melewati tempat itu, tepatnya di lokasi saringan air, dia melihat sekitar 30-an sertifikat tanah mengapung di air. Hanya saja, brankas dan sejumlah isinya yang lain tenggelam ke dasar saluran air. Hingga saat ini, petugas masih berupaya mengangkat kotak berisi 150 BPKB dan puluhan sertifikat tanah warga itu.

Petugas harus ekstra hati-hati lantaran kedalaman pintu air mencapai 16 meter. Selain itu, air yang berada di pintu air harus terlebih dahulu dikurangi. Salah satunya dengan menutup pintu air dari Dam Colo Timur.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Ade Sapari melalui Kapolsek Nguter, AKP Joko Sugiyanto memperkirakan, pelaku ingin menghilangkan jejak dengan membuang barang bukti berupa brankas dan isinya ke dalam pintu air. “Pelaku ingin menghilangkan barang bukti. Tapi kami akan tetap berusaha untuk mengambil brankas dan isinya yang saat ini berada di pintu air,” kata dia.

Murniati

 

 

BAGIKAN