Korban Grandong Terus Bertambah

Korban Grandong Terus Bertambah

360

Ratusan Tabung Gas Elpiji Milik 2 SPBU Amblas

SRAGEN—Aksi penggelapan tabung gas yang melibatkan salah satu karyawan PT Inti Gas, Sambungmacan, Narwiyanto alias Grandong (38) terus memakan korban. Setelah internal perusahaan melaporkan kehilangan 904 tabung gas ukuran 3 kg dan uang tunai Rp 44,85 juta, giliran dua pangkalan elpiji milik Perusahaan Daerah (Perusda) SPBU Nglangon dan Pilangsari, melaporkan hal serupa.

Pengelola dua pangkalan milik Pemkab Sragen itu juga mengaku telah kehilangan sedikitnya 241 tabung gas elpiji ukuran 3 kg yang dibawa kabur oleh pelaku. Modus yang digunakan pun hampir sama, yakni pelaku dengan mengatasnamakan PT Inti Gas mengambil tabung dengan dalih akan diisi, namun hampir berbulan-bulan tak kunjung dikembalikan.

Aksi penggelapan itu terbongkar setelah supervisor atau pengawas SPBU Perusda melaporkan kasus itu ke Polres Sragen, Rabu (20/3). Menurut Efvan Sethyono, supervisor Perusda SPBU Nglangon, pihaknya terpaksa melaporkan aksi penggelapan oleh Grandong setelah membaca berita di media terkait laporan yang sama oleh pihak PT Inti Gas. “Ya, kami sudah melapor ke Polres yang intinya ada 125 tabung ukuran 3 kg aset kami yang juga dibawa kabur oleh pelaku. Alasannya diambil mau diisi tapi sudah berbulan-bulan tidak dikembalikan tanpa ada kabar lagi,” paparnya, Rabu (20/3).

Baca Juga :  Dalam Sepuluh Tahun, 47 Persen Mata Air di Eks Karesidenan Surakarta Hilang

Efvan menguraikan, indikasi penggelapan itu sudah mulai dirasakan sejak dua bulan lalu. Ia mengakui, sama sekali tidak curiga mengingat antara SPBU Nglangon dan PT Inti Gas sudah menjalin kerja sama pengisian gas sejak tahun 2011. Selama 2011 hingga pertengahan 2012, semuanya berjalan normal. Namun menginjak akhir 2012 hingga selanjutnya, pelaku mulai menunjukkan gelagat tidak beres.

“Setiap ke sini bawanya truk PT Inti Gas. Seperti biasa, setiap datang ambil tabung yang kosong nanti diisi dan besoknya dikembalikan. Sampai akhir Desember 2012 ada sekitar 249 tabung yang dibawa, Januari 2013 dikembalikan 89 tabung. Tapi sampai sekarang masih ada 125 tabung yang tidak kembali,” urainya.

Baca Juga :  LPPD-LPJ Beres, Siswanto Isyaratkan Maju Pilkades Jetak

Akibat aksi tersebut, SPBU-nya dirugikan sekitar Rp 37 juta mengingat nilai tabung tercatat sekitar Rp 300.000 per tabung. Sementara, Plt Direktur Perusda Pilangsari, Ary Anggoro menuturkan di SPBU Pilangsari juga ada 116 buah tabung ukuran yang sama senilai Rp 34,8 juta hingga kini juga digondol pelaku tanpa ada pertanggungjawaban. Pihaknya sangat berharap pelaku bisa bertanggung jawab mengembalikan aset tabung mengingat itu menjadi aset milik Perusda.

Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Sri Wahyuni mewakili Kapolres Sragen, AKBP Susetio Cahyadi membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan dengan terus menggali keterangan dari saksi-saksi maupun korban.

Wardoyo

BAGIKAN