JOGLOSEMAR.CO Foto Korban Hanyut Belum Ditemukan

Korban Hanyut Belum Ditemukan

439
BAGIKAN
MENCARI EDI--Sejumlah anggota Tim SAR menyusuri tepi Kali Anyar di kawasan Mojosongo, Jumat (15/3) untuk mencari jenazah Edi Purwanto, warga Nayu Barat RT 2/ RW XIII, Nusukan, Banjarsari, Solo yang hanyut terbawa arus deras saat memancing pada Kamis (14/3) malam. Hingga berita ini diturunkan, jenazah Edi Purwanto belum ditemukan. Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
MENCARI EDI–Sejumlah anggota Tim SAR menyusuri tepi Kali Anyar di kawasan Mojosongo, Jumat (15/3) untuk mencari jenazah Edi Purwanto, warga Nayu Barat RT 2/ RW XIII, Nusukan, Banjarsari, Solo yang hanyut terbawa arus deras saat memancing pada Kamis (14/3) malam. Hingga berita ini diturunkan, jenazah Edi Purwanto belum ditemukan. Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo

100 Personel SAR Dikerahkan

SOLO – Edi Purwanto (25), warga Nayu Barat RT 02, RW XIII, Banjarsari, Solo yang hanyut oleh derasnya air Sungai Kali Anyar, Kamis (14/3)  petang kemarin, sampai saat ini belum juga ditemukan. Alhasil,  pencarian melibatkan sekitar 100 orang anggota gabungan tim Search and Rescue  (SAR) Solo dan daerah.

Pencarian korban bahkan dilakukan hingga ke wilayah Sragen. Salah Koordinator SAR Sentot Subroto saat ditemui wartawan mengatakan, pencarian korban sampai kemarin masih berlangsung, karena derasnya arus air di Kali Anyar. Beberapa anggota hanya bisa memantau di sekitar sungai.

“Pencarian tadi kita lakukan sejak pukul 06.00 WIB pagi. Tim sudah kita bagi di beberapa pos pemantauan sepanjang Kali Anyar dan kabar sudah kita sebar ke teman SAR Sragen,” terang Sentot saat berada di pos utama Nayu, Banjarsari, Solo, Jumat (15/3).

Sampai saat ini, hingga pencarian dilakukan, tim SAR yang saat itu menggunakan beberapa peralatan manual seperti pelampung dan ban sampai ke wilayah jembatan kandang sapi, belum menemukan tanda–tanda keberadaan korban.

Seperti diketahui sebelumnya, korban terbawa arus air yang datang dari arah Boyolali saat nyetrum ikan  di wilayah Nayu Barat, tepatnya di aliran sungai yang berada di depan Terminal Tirtonadi, Solo. Korban yang diketahui bersama kedua temannya, Joko dan Dimas, dengan masih membawa alat strum ikan mencoba menghindar dari arus air tersebut. Namun saking derasnya air dari barat, korban akhirnya terseret dan hilang.

“Pas kejadian itu saya sudah pulang, tapi setelah saya sampai rumah tiba-tiba mas Joko berlari dan mengabarkan kalau mas edi hanyut terbawa air bah,” terang Dimas saat ditemui wartawan.

Hasil pantauan Joglosemar arus Kali Anyar hingga saat ini masih deras. Bahkan air yang diperkirakan warga setinggi sekitar  dua meter itu, masih terlihat kotor dan banyak sampah bersamaan dengan aliran air. ** Rudi Hartono