JOGLOSEMAR.CO Foto Korban Tabrak Lari Tewas, Pelaku Dihajar Beramai-ramai

Korban Tabrak Lari Tewas, Pelaku Dihajar Beramai-ramai

788
BAGIKAN
OLAH TKP--Dua polisi melakukan olah tempat kejadian perkara tabrak lari di Jalan Honggowongso, Solo, Jumat (1/3). Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
OLAH TKP–Dua polisi melakukan olah tempat kejadian perkara tabrak lari di Jalan Honggowongso, Solo, Jumat (1/3). Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo

SOLO-Seorang pengendara sepeda motor, Nik Puwatni (69), warga Jalan Bina No 05, Serengan, menjadi korban tabrak lari di Jalan Honggowongso, Kartopuran, Serengan, Jumat (1/3). Nahasnya, korban yang terluka, tewas dalam perjalanan menuju RS PKU Muhammadiyah.

Beruntung, diduga pengemudi mobil tabrak lari, Muh Ma’aruf (30) warga Kalilarangan RT 02, RW III,  Jayengan, Serengan, Solo, berhasil ditangkap. Celakanya, dia sempat dihadiahi bogem mentah secara beramai-ramai.

Informasi diperoleh menyebutkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Ketika itu, korban diboncengkan anaknya, Muh Fanini (45), naik Honda Supra AD 5326 CH. Nah, saat melintas di kawasan Jalan Honggowongso tertabrak mobil Daihatsu Luxio warna putih dengan nomor polisi palsu AD 7530 KU dikemudikan Muh Ma’aruf. Diduga karena kerasnya benturan, Nik Puwatni  terjatuh ke jalan dan tewas  dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Melihat hal itu, Muh Maa’aruf yang menyopiri sendirian langsung kabur melarikan diri. Namun, 30 menit kemudian,  Ma’aruf  tertangkap warga di selatan Dealer Motor Timbul Jaya, Kalilarangan, Solo, tak jauh dari lokasi kejadian. Dia sempat dihadiahi bogem mentah dan mobil yang dikendarai rusak berat pada bagian kaca depan retak akibat dilempar batako serta kaca tengah pecah.

Adapun kronologis kecelakaannya berdasarkan informasi diperoleh Joglosemar, tabrakan bermula saat kedua kendaraan tersebut berjalan dari  arah selatan ke utara. Setibanya di depan toko kesehatan, sepeda motor tersebut berniat belok ke kanan. Namun tiba-tiba, diduga karena keadaan lalu lintas padat dan ramai, muncul dari arah belakang Mobil Luxio hingga menabrak korban.

“Saat tabrakan, pengemudi mobil tidak turun dan langsung melarikan diri ke arah utara,” terang salah satu saksi Mahmud Parahita (50), warga setempat saat ditemui wartawan.

Kasatlantas Polresta Kompol Matrius, melalui Kanit Laka AKP Warsono menjelaskan penangkapan Ma’aruf dilakukan setelah beberapa warga yang mengetahui hal itu mencoba mengejar pelaku. Saat itu pelaku mencoba menyelinap masuk di beberapa gang kecil yang berada di daerah Serengan dan Laweyan. Pada saat menghilangkan jejak dengan melewati beberapa jalan, mobil tersebut sempat menyerempet beberapa pengendara lain seperti becak, sepeda motor dan salah satu mobil milik personel Lalu Lintas.

Nahas, saat mencoba pulang ke rumahnya di daerah Kalilarangan,  karena dirasa aman, beberapa orang yang mengejar mobil tersebut langsung berteriak. Mobilnya dilempari batu oleh warga. “Saat ini pengemudi mobil sudah kami tetapkan sebagai tersangka dalam kejadian tersebut, untuk kasus pemalsuan plat, itu nantinya kami serahkan ke penyidik, karena dugaan kuat mobil tersebut adalah mobil bodong yang dibawa dari daerah Jakarta dengan nomor polisi pada STNK B 1495 KOC,” jelas Warsono, Sabtu (2/3). Rudi Hartono