JOGLOSEMAR.CO Foto Korut Ancam Serang Hawaii & Guam

Korut Ancam Serang Hawaii & Guam

358

Kemampuan rudal Korut diperkirakan hanya akan mampu menjangkau markas militer AS di Korea Selatan dan Jepang.

Korut Ancam Serang Hawaii & Guam. reuters
Korut Ancam Serang Hawaii & Guam. reuters

PYONGYANG–Korea Utara (Korut) kembali mengeluarkan ancamannya. Negara komunis ini mengklaim telah menyiagakan unit roketnya dan siap menyerang sasaran baru di wilayah Amerika Serikat (AS), Hawaii dan Guam.

“Seluruh pasukan artileri termasuk unit roket strategis dan unit artileri jarak jauh telah disiapkan di bawah kesiapan tempur kelas A,” demikian pernyataan komando tertinggi militer Korut yang biasa disebut Korean People’s Army (KPA), seperti dilansir AFP, Selasa (26/3).

“Kami menargetkan seluruh musuh kami dan basis militer AS di wilayah Asia-Pasifik, termasuk di daratan AS, Hawaii dan Guam,” imbuh KPA seperti dikutip media resmi Korut, Korean Central News Agency (KCNA).

Kendati demikian, sejumlah ahli meragukan klaim Korut ini. Menurut mereka, selain keberhasilan Korut dalam uji coba rudal jarak jauh pada Desember lalu, kemampuan Korut masih sangat jauh untuk menciptakan rudal balistik yang mampu menjangkau antarbenua, terutama yang mampu mencapai wilayah daratan AS.

Sama halnya dengan wilayah Hawaii dan Guam, yang menurut para ahli, berada di luar jangkauan misil jarak menengah. Kemampuan rudal Korut diperkirakan hanya akan mampu menjangkau markas militer AS di Korea Selatan dan Jepang.

Pernyataan Korut ini dikeluarkan beberapa saat setelah Presiden Korsel Park Geun-hye mengimbau Korut untuk meninggalkan program nuklir dan rudalnya. Presiden Park mendorong Korut untuk mengubah haluan militernya seiring semakin meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea.

“Bagi Korut, satu-satunya jalan untuk tetap bertahan adalah menghentikan provokasi dan ancaman, meninggalkan persenjataan nuklir dan rudal, dan menjadi anggota komunitas internasional yang bertanggung jawab,” ujar Presiden Park Geun-hye.

Hal ini disampaikan Presiden Park saat berpidato dalam peringatan tiga tahun tragedi tenggelamnya kapal perang Korsel, Cheonan. Selama ini, Korsel meyakini kapal Cheonan tenggelam karena ditembak oleh kapal selam Korut. Namun Korut selalu menyangkal keterlibatannya dalam insiden yang berimbas pada pembekuan hubungan kedua negara.

Sementara itu, selama beberapa bulan terakhir pemimpin Korut Kim Jong-un sibuk memantau unit-unit militernya. Mulai dari mengawasi latihan artileri dan pesawat tanpa awak hingga menyampaikan pidato berapi-api soal serangan mematikan terhadap musuh-musuh Korut.

Kegiatan tersebut berlangsung hingga malam peringatan tragedi tenggelamnya Cheonan. “Dia (Jong-un) menekankan perlunya menghancurkan musuh-musuh di lautan hingga orang terakhir … dan mengirimkan mereka semua hingga ke dasar laut sama ketika mereka berlarian beringas seperti serigala ketakutan api,” demikian pernyataan kantor berita resmi Korut, KCNA Detik

BAGIKAN