JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Internasional Korut Mulai Diserang

Korut Mulai Diserang

445
BAGIKAN

Korut menuduh AS melancarkan serangan yang intensif dan berkelanjutan atas situs-situs internet milik pemerintah.

KOREA-NORTH/PYONGYANG—Konflik di Semenanjung Korea kian memanas. Meski belum sampai tahap kontak senjata, namun serangan lewat dunia maya telah dilancarkan oleh seteru bebuyutan Korea Utara, yakni Korea Selatan dan sekutunya, Amerika Serikat.

Korut menuduh AS melancarkan serangan yang intensif dan berkelanjutan atas situs-situs internet milik pemerintah. Kantor berita resmi KCNA, Jumat (15/3), menyebutkan, Amerika dan sekutunya Korsel yang berada di belakang terhentinya internet pekan ini.

Ditambahkan, serangan internet itu berkaitan dengan latihan militer bersama tahunan AS dan Korsel, yang dikecam oleh pemerintah Pyongyang.

Korea Selatan sudah menyatakan membantah tuduhan itu, sementara sejauh ini belum ada tanggapan dari Washington. Namun tidak ada rincian tentang serangan yang dimaksud dan para ahli mengatakan masih terlalu cepat untuk memastikan penyebab dari matinya layanan internet di Korea Utara itu.

Pakar internet mengatakan, penyelidikan bisa memakan waktu berbulan-bulan dan ada kemungkinan peretas individu yang melakukannya dan bukan lembaga pemerintah.

Kantor berita AP melaporkan, warga asing yang tinggal di Pyongyang mengatakan internet tidak bisa diakses pada hari Rabu dan Kamis. Sebuah perusahaan yang berbasis di Bangkok namun beroperasi di Korea Utara mengukuhkan terjadi serangan internet namun hari ini sudah normal kembali.

Hanya sebagian kecil warga Korea Utara yang memiliki akses internet. Tuduhan Korea Utara ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea setelah Korea Utara secara sepihak membatalkan gencatan senjata yang menghentikan Perang Korea tahun 1953.

Kedua Korea secara teori masih berperang karena hanya menandatangani gencatan senjata dan tidak pernah mencapai kesepakatan damai. Pyongyang mengeluarkan ancaman sebagai tanggapan atas latihan militer bersama tahunan Amerika Serikat-Korea Selatan dan rencana sanksi PBB sehubungan dengan uji coba nuklir Korea Utara pada pertengahan Februari.

Perkembangan terkini, Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah menelepon Presiden China Xi Jingping guna membahas konflik Semenanjung Korea. Beberapa hal yang menjadi pokok pembahasan Obama dan Xi adalah tantangan nuklir Korut, serta masalah peretasan yang berkaitan dengan keamanan cyber.

Terkait isu Korut, Obama tak lupa menyinggung masalah program misil balistik yang cukup mengancam mitra-mitra AS di Asia. Obama memastikan, adanya kerja sama dengan China agar Korut mematuhi hukum internasional.

Pada pekan depan, Menteri Keuangan AS Jack Lew dikabarkan akan mengunjungi China. Sementara itu, Menteri Luar Negeri John Kerry juga akan melakukan kunjungan serupa beberapa pekan lagi.  Detik | Okezone