JOGLOSEMAR.CO Berita Utama KPK Tetapkan 4 Tersangka Suap Hakim

KPK Tetapkan 4 Tersangka Suap Hakim

269
BAGIKAN
Bambang WidjojantoWakil Ketua KPK
Bambang Widjojanto
Wakil Ketua KPK

JAKARTA-Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menetapkan empat orang yang ditangkap di Bandung, Jumat (23/3), statusnya dinaikkan menjadi tersangka. Mereka yang ditangkap yakni Wakil Ketua Pengadilan Bandung,  Setyabudi Tejocahyono dan tiga lainnya.

“Siang tadi sudah ada ekspose dari tim penindakan dan sudah diputuskan. Tersangka, S, H, A, dan T,” kata Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, Sabtu (23/3).

Namun, KPK belum menjelaskan pasal apa yang menjerat keempat tersangka tersebut. Bambang yang coba dihubungi belum memberikan respons.

Diduga telah terjadi praktik penyuapan untuk perkara Bantuan Sosial (Bansos) Pemkot Bandung. Penangkapan dilakukan pada Jumat (22/3) sekitar pukul 14.15 WIB.

Wakil Ketua PN Bandung, Setyabudi Tejocahyono tertangkap tangan menerima uang Rp 150 juta dari Asep. Uang tersebut diduga sebagai imbalan atas vonis pada perkara kasus Bansos Pemkot Bandung. Kasus ini diduga juga melibatkan Heri Nurhayat yang menjabat Plt Kadispenda Kota Bandung.

Bambang menambahkan tersangka S dikenakan pasal penyuapan. “Penerimanya si S dikenakan Pasal 12 huruf a atau b atau c atau Pasal 5 ayat 2 atau Pasal 11,” katanya.

Sementara itu, tiga tersangka lainnya dikenakan pasal pemberi suap. Ketiganya terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.  “Pemberinya H, A, T disangkakan Pasal 6 ayat 1, atau Pasal 5 ayat 1 atau Pasal 11,” ujar Bambang.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY) Imam Anshori Saleh meminta untuk mengusut majelis hakim lainnya yang  menyidangkan perkara tersebut. “Kayaknya Waka PN nggak sendirian. Perlu diusut hakim-hakim semajelis lainnya juga aparat PN lainnya,” kata Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY) Imam Anshori Saleh.

Oleh sebab itu, KY meminta KPK tuntas menyelidiki siapa pun yang terlibat dalam aliran uang panas di balik putusan. Bahkan jika perlu, KPK juga menerapkan UU pencucian uang guna mengungkap aliran dana tersebut seperti yang diterapkan kepada Irjen Djoko Susilo. “Kalau KPK memandang perlu diterapkan UU Pencucian Uang, silakan saja,” cetus Imam.

Tertangkapnya hakim Setyabudi tidak terlepas dari kerja sama KY-MA dan KPK. Ketiga lembaga ini saling bahu membahu mengejar hakim yang diduga bermain-main perkara. “Tertangkapnya Waka PN Bandung itu tak lepas dari permintaan KY ke KPK beberapa waktu yang lalu karena mencurigai putusan-putusan yang ganjil dan adanya laporan ke KY beberapa kali,” pungkas Imam.

Detik