Lagi, Operasional Bus Pemadu Moda Molor

Lagi, Operasional Bus Pemadu Moda Molor

415
BUS PEMADU MODA MOLOR--Sebuah bus kota Damri melintas di jalan Slamet Riyadi, Solo, Selasa (12/3). Perum Damri selaku penyedia bus pemadu moda transprotasi memastikan belum bisa menjalankan moda transportasi tersebut lantaran masih terganjal lamanya waktu proses bea balik nama di Jakarta. Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
BUS PEMADU MODA MOLOR–Sebuah bus kota Damri melintas di jalan Slamet Riyadi, Solo, Selasa (12/3). Perum Damri selaku penyedia bus pemadu moda transprotasi memastikan belum bisa menjalankan moda transportasi tersebut lantaran masih terganjal lamanya waktu proses bea balik nama di Jakarta. Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo

BANJARSARI-Operasional empat bus pemadu moda, kembali molor. Perum Damri, memastikan belum bisa menjalankan moda transportasi tersebut pada bulan ini.

Alasannya, proses bea balik nama kendaraan di Jakarta belum juga rampung. Kepala Perum Damri Surakarta, Sutaryadi, mengatakan, pihaknya saat ini masih menunggu proses bea balik nama ke Provinsi. Sehingga bulan ini empat bus pemadu moda itu, belum dapat beroperasi.

”Proses bea balik nama untuk pelat nomor B menjadi AD yang sedang diurus Perum Damri di Jakarta, kira-kira membutuhkan waktu dua Minggu ke depan. Jadi, belum bisa dioperasikan pada bulan ini,” kata dia, saat dihubungi Joglosemar, Senin (11/3).

Meskipun demikian, pihaknya terus mengupayakan proses bea balik nama itu cepat rampung. ”Semoga dalam waktu dekat dapat segera selesai, sehingga dapat segera dioperasikan,” paparnya.

Baca Juga :  PMI Surakarta Segera Bangun Griya Ceria untuk Anak Telantar

Kepala Bidang Angkutan, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo, Sri Indarjo, mengaku, memilih menunggu pihak Damri untuk mengoperasikan bus pemadu moda. Kata dia, saat ini surat izin trayek yang sebelumnya diajukan Damri telah disetujui Pemprov Jawa Tengah.

”Sekarang kita tinggal menunggu kesiapan Damri. Jadi seandainya, Damri sudah siap, kami rasa pekan bisa bus beroperasi. Sebab, di dalam surat izin trayek, telah disetujui empat bus pemadu moda bisa beroperasi di Solo,” ujar Indarjo.

Bus pemadu moda, direncanakan beroperasi dengan rute Bandara Adi Soemarmo-Terminal Tirtonadi Pergi-Pulang (PP) setiap hari. Untuk mendukung moda itu, Dishubkominfo juga telah mendapat rekomendasi dari General Manager (GM) PT Angkasa Pura I, Bandara Adi Soemarmo.  ”Surat rekomendasi yang telah kami terima itu, bernomor AP I/552/KB03//2012/GMJB Tanggal 13 Maret 2012,” katanya.

Baca Juga :  Ada Proyek Sudetan Drainase Jalan Supomo, Ini Permintaan Khusus PT KAI

Dia merasa, keberadaan empat bus pemadu moda sudah cukup ideal untuk dijalankan di Solo. Menurutnya, empat unit armada transportasi itu dinilai cukup. “Saya kira sudah cukup,” ujarnya. Mengenai jadwal perjalanannya nanti, akan disesuaikan dengan jam operasional serta jadwal penerbangan di Bandara.

Sehingga, perjalanan bus pemadu moda dapat beroperasi hingga malam hari. ”Ini nanti masa tunggu bus dari bandara ke terminal dan sebaliknya tidak lama, hanya sekitar lima menit. Karena bus ini memang untuk penumpang umum yang ke Bandara,” kata Indarjo. Fariz Fardianto

BAGIKAN