Lampu Bangjo Baturetno Hanya Pajangan

Lampu Bangjo Baturetno Hanya Pajangan

555
ilustrasi
ilustrasi

WONOGIRI-Lampu lalu lintas (traffic light) atau yang kerap disebut warga sebagai lampu bangjo di perempatan Kecamatan Baturetno, sejak dua bulan ini berubah layaknya pajangan. Hal itu karena lampu yang berada di sebelah selatan perempatan tidak lagi menyala. Praktis, pengguna jalan hanya mengandalkan pengertian dari pengguna jalan lain jika ingin melintas.

“Jadi lampu pengertian, pengendara mana yang lebih mengalah dulu. Padahal perempatan itu ramai saat pagi dan macet. Kini tambah rawan kecelakaan,” kata Sutarjo, warga Dusun Batu Tengah, Desa/Kecamatan Baturetno, Minggu (10/3).

Selain itu, matinya lampu juga membuat bingung pengguna jalan. Pasalnya lampu yang dari arah timur dan barat bisa menyala normal. “Saya sering terjebak di tengah-tengah perempatan. Yang dari arah utara dan selatan tidak pernah berhenti, tapi dari arah barat dan timur ada jeda berhenti karena lampu normal semua,” lanjut dia.

Sutarno, warga lainnya menambahkan rusaknya lampu membuat macet di pagi hari makin parah. Terlebih lampu berada di dekat pasar. “Keluhan sering saya sampaikan ke Polisi yang sering berjaga di perempatan,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Ismiyanto melalui Kabid Lalu Lintas, E. Suwargiyanto mengatakan akan mengecek lampu yang membahayakan itu. “Laporan belum ada yang masuk ke kami, tapi akan kami segera cek. Kemungkinan terjadi korsleting. Segera akan diperbaiki,” janjinya. Eko Sudarsono

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR