JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Pendidikan Lomba Bagi Pengajar PAUD Digelar

Lomba Bagi Pengajar PAUD Digelar

847
BAGIKAN
LOMBA YEL-YEL--Sejumlah guru pendidikan anak usia dini (PAUD) dari pos PAUD Banjarsari meneriakkan yel-yel saat mengikuti lomba yel-yel kategori pos PAUD saat digelar kegiatan Lomba Cerdas Cermat Pendidik PAUD di Gelanggang Pemuda Bung karno, Solo, Selasa (5/3). Lomba tersebut diikuti oleh guru PAUD dari lima kkecamatan yang ada di Kota Solo. Joglosemar/ Kurniawan arie Wibowo
LOMBA YEL-YEL–Sejumlah guru pendidikan anak usia dini (PAUD) dari pos PAUD Banjarsari meneriakkan yel-yel saat mengikuti lomba yel-yel kategori pos PAUD saat digelar kegiatan Lomba Cerdas Cermat Pendidik PAUD di Gelanggang Pemuda Bung karno, Solo, Selasa (5/3). Lomba tersebut diikuti oleh guru PAUD dari lima kkecamatan yang ada di Kota Solo. Joglosemar/ Kurniawan arie Wibowo

SOLO – Puluhan pengajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Solo mengikuti aneka lomba dengan tema “Kegiatan Pemberdayaan Tenaga Pendidik Non-Formal 2013” yang diadakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Solo. Kegiatan yang digelar di Gelanggang Bung Karno, Manahan hari Selasa (5/3) lalu ini berlangsung sangat meriah.

Menurut Hasto Daryanto selaku Kepala Seksi (Kasi) PAUD Disdikpora Solo menjelaskan bahwa aneka lomba itu digelar supaya ada peningkatan sumber daya pendidik PAUD Kota Solo. “Ada misi rahasia yang kami selipkan dalam kegiatan yaitu setiap pendidik PAUD harus mempunyai keilmuan tentang PAUD, maka ini diadakan Lomba Cerdas Cermat (LCC). Setiap pendidik PAUD harus bisa membuat alat permainan yang edukatif,” kata Hasto kepada Joglosemar, Selasa (5/3).

Selain LCC, ada pula lomba merakit permainan edukatif.  “Ada pula lomba bagaimana pendidik PAUD meningkatkan peran anak, mengoptimalkan peran orangtua murid dan mengoptimalkan barang yang ada di lingkungan sekitar saat si pendidik mengajar para siswanya,” sambung Hasto.

Dari berbagai lomba itu, maka akan terlihat bagaimana pendidik PAUD mampu melakukan perencanaan pembelajaran, dan melakukan aktivitas belajar mengajar yang menyenangkan. Para pendidik pun bisa menyisipkan yel-yel ketika para siswanya sedang bosan untuk belajar. “Tujuan intinya adalah para pendidik PAUD bisa memberikan layanan optimal pada anak tanpa adanya diskriminasi, serta mampu mengarahkan sesuai potensi anak,” imbuhnya.

Salah satu peserta yakni Yuni Ari yang merupakan guru PAUD KB Warga, Jebres mengungkapkan, bahwa kegitan yang rutin diadakan setiap tahun ini sangat berguna bagi para guru. “Sebelum lomba ada pelajaran yang harus dipelajari dan disipakan seputar PAUD dan Solo,” ungkapnya. Ahmad Yasin Abdullah