JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Akademia Mahasiswa dan Dosen Kerja Sama, Why Not?

Mahasiswa dan Dosen Kerja Sama, Why Not?

409
BAGIKAN

Mahasiswa dan dosen bersama-sama melakukan berbagai kegiatan seperti pendidikan, sosialisasi, pelatihan bagi masyarakat terkait semua permasalah yang muncul dalam masyarakat.

SINERGI-Mahasiswa dan dosen bisa bersinergi dalam suatu kegiatan, baik dalam hal pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat. Tim Unisri
SINERGI-Mahasiswa dan dosen bisa bersinergi dalam suatu kegiatan, baik dalam hal pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat. Tim Unisri

Setiap Perguruan Tinggi (PT) mempunyai Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai dasar nilai yang meliputi,  pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Ketiga nilai tersebut juga harus menjadi roh atau jiwa setiap mahasiswa dalam melakukan setiap aktivitasnya, yaitu mahasiswa harus mempunyai kemampuan mendidik, meneliti, serta mengabdikan diri kepada masyarakat.

Memasuki momentum dies natalis, sebagian besar PT di Kota Solo seperti halnya Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta  mempersiapkan berbagai kegiatan atau event untuk memeriahkannya di kampus . Ketika di temui oleh Tim akademia, Pascalia Dian Safitri Mahasiswi Fakultas Sastra dan Seni Rupa Program Studi (Prodi) Sastra Jawa semester 2 UNS mengutarakan mengingat pada Senin (11/3) kemarin universitas merayakan ulang tahun,  sebagian besar mahasiswa dan dosen sudah merencanakan berbagai kegiatan untuk memeriahkan event tersebut. “Kegiatan yang digelar meliputi bakti sosial, donor darah dan sebagainya, dengan adanya partisipasi dari mahasiswa dan dosen untuk melaksanakan kegiatan sosial masyarakat saya yakin bahwa kegiatan tersebut akan berjalan dengan lancar,“ ungkapnya, baru-baru ini.

Hal senada, Nanang Qosim,  Mahasiswa Fakultas Ekonomi Semester 4 Universitas Slamet Riyadi  (Unisri) Surakarta. “Menurut saya kegiatan  yang melibatkan partisipasi antarmahasiswa dan dosen dalam kegiatan sosial sangat bagus seperti halnya kegiatan yang akan dilaksanakan  oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) Ar Rahman pada April nanti yaitu membagikan Sembako di daerah Randu Sari, Mojosongo. Mahasiswa dan dosen dapat bekerja sama untuk  membantu perekonomian warga yang kurang mampu,” katanya.

Di lain pihak, mahasiswa  juga dapat mengetahui keadaan sosial di sekitarnya. “Seperti orang yang kurang mampu sehingga kita tidak pantas untuk menyombongkan diri karena kesempurnaan itu milik Tuhan,”  ungkap Nanang di ruang sekretariat mahasiswa.

Hal tersebut juga diutarakan oleh Anita Trisiana Salah satu dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Prodi  Kewarganegaraan. “Kegiatan bakti sosial yang melibatkan dosen dan mahasiswa merupakan bagian dari pencitraan suasana kondusif dalam kegiatan Tri darma Perguruan Tinggi,” ucapnya.

Di mana, lanjut  Anita, mahasiswa dan dosen bersama-sama melakukan berbagai kegiatan seperti pendidikan, sosialisasi, pelatihan bagi masyarakat terkait semua permasalah yang muncul dalam masyarakat. Bisa juga dalam upaya menjalin kerja sama dengan berbagai mitra masyarakat yang kemudian di- follow-up dalam jaringan kerja sama kelembagaan.

Untuk mahasiswa dan kegiatan bakti sosial sudah ada di dalam Program kerja bidang

kemahasiswaan khususnya program kegiatan pada aras organisasi Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), yang berkolaborasi dengan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEM) ,Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) fakultas,maupun Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di tingkat universitas. Sehingga dari kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat menjalin hubungan yang baik dengan dosen,mengasah keterampilan, dan mengembangkan karakter peduli terhadap sesama.  Tim Unisri