Membolos, 40 Siswa Terjaring Razia

Membolos, 40 Siswa Terjaring Razia

492
MEMBOLOS- Seorang siswa tepergok tengah membolos di salah satu warnet di wilayah Kecamatan Bendosari, Kamis (28/3). (Kanan) Petugas Satpol PP, Polres, dan Kodim 0276 Sukoharjo sedang memeriksa isi tas puluhan siswa yang nongkrong di Alun-alun Satya Nagara. Joglosemar | Murniati
MEMBOLOS- Seorang siswa tepergok tengah membolos di salah satu warnet di wilayah Kecamatan Bendosari, Kamis (28/3). (Kanan) Petugas Satpol PP, Polres, dan Kodim 0276 Sukoharjo sedang memeriksa isi tas puluhan siswa yang nongkrong di Alun-alun Satya Nagara. Joglosemar | Murniati

SUKOHARJO- Tim gabungan yang terdiri Satuan Polisi Pamong Praja (PP), Polres Sukoharjo, dan Kodim 0276 Sukoharjo berhasil menjaring 40 pelajar yang berkeliaran di jam sekolah, Kamis (28/3). Bahkan, dua di antaranya dipergoki sedang berpacaran di Dam Colo, Nguter.

Rencananya, tim melakukan razia di beberapa titik yang biasanya digunakan untuk membolos di di wilayah Weru, Bulu, dan Tawangsari. Namun, rencana itu bocor sehingga dialihkan ke Nguter, Bendosari, Sukoharjo Kota, dan Mojolaban. Hasilnya, tim berhasil menggiring sepasang remaja yang sedang berpacaran di Dam Colo, Nguter. Mereka tidak bisa berkutik karena masih mengenakan pakaian seragam, padahal jam masih menunjukkan angka 09.00 WIB.

Tim lalu melanjutkan penjaringan pelajar di sejumlah warung internet di Bendosari dan Mojolaban. Dari kegiatan itu, tim menemukan enam orang pelajar yang masih menggunakan pakaian seragam tengah asyik bermain game online. Mereka langsung diminta menandatangani surat pernyataan dan akan dilakukan pembinaan oleh pihak Satpol PP dan sekolah masing-masing.

Tidak hanya itu, tim langsung terjun menuju Alun-alun Satya Nagara dan mendapati 32 siswa SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo tengah ngobrol dan nongkrong di area itu. Salah seorang siswa kelas XI, Aris mengaku tidak membolos. Ia dan puluhan temannya satu kelas memang masuk siang untuk praktik. “Saya masuknya jam 13.00 WIB. Di sini kami sedang mengerjakan tugas,” kata Aris saat ini.

Hal tersebut dibenarkan oleh Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo, Ragil Sukardi. “Untuk kelas II (IX), mereka masuk siang untuk praktik. Biasanya habis Zuhur,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP, Sutarmo mengatakan, 40 siswa yang membolos telah menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi. “Selanjutnya, kami akan memanggil kepala sekolah untuk memberikan pengarahan,” kata dia.

Tarmo menambahkan, masyarakat diresahkan dengan adanya remaja yang membawa minuman keras di area Alun-alun. Oleh karena itu, pihaknya beserta Polres dan Kodim memeriksa tas yang dibawa oleh pelajar. “Hasilnya, kami tidak menemukan minuman keras. Tapi kami tetap mengingatkan kepada siswa jika keberadaan mereka di luar sekolah di jam belajar adalah tindakan yang salah,” ujar dia.

Murniati

BAGIKAN