JOGLOSEMAR.CO Lifestyle Kesehatan Mencuci Tangan Itu penting

Mencuci Tangan Itu penting

700
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

Semua orang pasti akan menjawab bisa, jika dia ditanya apakah bisa mencuci tangan atau tidak. Tetapi, belum tentu mereka akan menjawab ya, jika ditanya apakah cara cuci tangan mereka sudah baik dan benar. Meski terlihat sepele namun mencuci tangan adalah awal dari kebersihan diri kita.

Mencuci tangan dengan cara yang baik dan benar akan memberikan dampak besar terhadap kesehatan diri, orang-orang di sekitar dan lingkungan kita. Cuci tangan dianggap sebagai hal yang sepele, tetapi belum tentu setiap orang bisa melakukan cuci tangan dengan baik dan benar. Padahal berbagai macam penyakit bisa dicegah dengan mencuci tangan dengan baik dan benar.

Dokter Umum Rumah Sakit Islam Yarsis Surakarta, Dr Nurul Fithri Iswari mengatakan, mencuci tangan memang seringkali dianggap sebagai hal yang sepele. “Cuci tangan yang baik dan benar bisa mencegah penyebaran penyakit,” katanya. Dikatakannya, tujuan utama mencuci tangan sebenarnya adalah untuk menghilangkan kotoran dari kulit secara mekanis dan mengurangi jumlah mikroorganisme sementara.

Pada tangan kita, menurut Dokter Nurul terdapat jutaan mikroorganisme yang bisa merugikan kesehatan. Bahkan hasil penelitian medis menunjukkan, area di balik kuku adalah tempat yang paling banyak menyimpan kuman. Beragam kuman yang dapat hidup di balik kuku, antara lain Staphylococcus, Acinetobacter, Enterobacter, Klebsiella, Aeromonas, Serratio, serta jamur, seperti Candida. “Jari yang terkontaminasi kuman dapat mengontaminasi tujuh permukaan lain, “ ujarnya.

Tak hanya jenisnya yang beragam, jumlah kuman juga sangat banyak, mencapai jutaan. Penelitian Price dan Larson, yang pernah dipublikasikan dalam American Journal of Infection Control,menunjukkan bahwa total jumlah kuman di tangan bisa mencapai sekitar 4,6 juta unit koloni setiap area seluas satu sentimeter persegi. Ribuan bahkan jutaan kuman yang tidak kasat mata ada di sekitar kita. Sadar atau tidak sadar, mau atau tidak mau, kita akan melakukan kontak atau bahkan tidak mungkin untuk terhindar sama sekali. “Jumlahnya banyak sekali sehingga sulit untuk kita terhindar dan bisa steril,” terang dia.

Karena itulah, kapan saja di saat kondisi badan lemah terutama anak-anak, sistem pertahanan tubuh (immunitas) tidak mampu melawan keganasan kuman-kuman yang masuk ke dalam tubuh tanpa kita sadari, baik melalui makanan dan minuman, setelah bekerja, bermain ataupun keluar dari kamar kecil. “Bisa saja kuman yang menempel itu berpindah tempat ke anak-anak kita,” jelasnya.

Dia menjelaskan, waktu-waktu yang diharuskan untuk mencuci tangan antara lain saat sebelum dan sesudah kontak dengan orang sakit atau benda yang terkontaminasi cairan tubuh orang sakit. Cuci tangan juga harus dilakukan sesudah kita ke kamar kecil. Terlebih lagi sebelum kita makan harus mencuci tangan terlebih dahulu. “Cuci tangan ini penting untuk mencegah kita terpapar dari berbagai penyakit,” jelasnya.

Bagaimana tindakan cuci tangan yang benar itu? Menurut Dokter Nurul, cuci tangan sebaiknya dilakukan dengan air mengalir atau jika tidak tersedia bisa menggunakan wadah air dengan kran atau gunakan ember dan gayung. “Usahakan cuci tangan dengan air bersih yang mengalir,” katanya. Sedangkan untuk mengeringkannya, pakailah lap sekali pakai, jangan menggunakan satu lap untuk beberapa orang.

Membersihkan tangan sebelum makan dapat menghindarkan kita dari risiko terkena berbagai penyakit menular seperti flu, diare, dan berbagai penyakit lainnya.

Dengan mencuci tangan yang baik dan benar bisa membunuh bakteri dan kuman lebih banyak ketimbang mereka yang mencuci tangan sembarangan. “Hasil penelitian menunjukkan mencuci tangan dengan benar dan memakai sabun mampu membunuh kuman lebih banyak ketimbang mereka yang tidak,” urainya. Sejumlah penyakit yang mungkin timbul akibat tidak mencuci tangan  adalah penyakit yang berhubungan dengan pencernaan. Meski tidak menutup kemungkinan penyakit lain juga bisa menyerang bila kita tidak mencuci tangan. Tri Sulistiyani