JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Menkokesra: Kemiskinan Bisa Turun

Menkokesra: Kemiskinan Bisa Turun

344
BAGIKAN
SEMINAR NASIONAL-Kemenkokesra RI, Agung Laksono saat menjadi narasumber pada Seminar Nasional UPK PNPM Mandiri Perdesaan di Gedung Wanita, Manahan, Jumat (1/3). Joglosemar/Yuhan Perdana
SEMINAR NASIONAL-Kemenkokesra RI, Agung Laksono saat menjadi narasumber pada Seminar Nasional UPK PNPM Mandiri Perdesaan di Gedung Wanita, Manahan, Jumat (1/3). Joglosemar/Yuhan Perdana

BANJARSARI- Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra), Agung Laksono mengklaim, angka kemiskinan di Indonesia bisa turun tahun ini.

Pasalnya, pengentasan kemiskinan digencarkan dengan mengandalkan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri. Banyak dana pemberdayaan masyarakat yang dikucurkan lewat program itu.

”Dengan mengucurkan dana bantuan dari PNPM, hingga saat ini telah banyak capaian yang telah dibangun. Khususnya sarana infrastruktur di kawasan pedesaan,” ujar Agung Laksono, dalam Seminar Nasional UPK PNPM Mandiri Pedesaan bertajuk Konsep Strategi Penguatan Kelembagaan Serta Legalitas Kepemilikan dan Pengelolaan Dana Bergulir di Gedung Wanita Manahan, Jumat (1/3).

Capaian itu menjadi salah satu modal masyarakat untuk melestarikan keberadaan PNPM. Program PNPM, lanjut dia, merupakan program sektoral dari bawah ke atas. Tujuan PNPM untuk menghilangkan kemiskinan di masyarakat.

Kendati demikian, Menteri Agung mengaku, hingga saat ini masih ada beberapa catatan yang menjadi perhatian bersama untuk kelanjutan PNPM Mandiri. Yakni, aset dana bergulir, masyarakat penerima manfaat, kelembagaan yang telah terbentuk dan para fasilitator .

”Saya berharap dengan adanya forum ini nantinya dapat menjadi kesepakatan bersama untuk kelanjutan PNPM Mandiri mendatang,” tandasnya.

Agung menjelaskan, kompetensi PNPM Mandiri sangat dibutuhkan, demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya, dengan pemberian pelatihan kepada masing-masing anggota PNPM di Jawa Tengah (Jateng).

Pemerintah, katanya, sebagai fasilitator yang akan memberikan bantuan dana pelatihan. Ada lima langkah yang perlu dilakukan untuk memajukan PNPM Mandiri. Di antaranya, lembaga UPK/BKM tetap dipertahankan menjadi lembaga pemberdayaan masyarakat miskin, UPK/BKM tidak diperkenankan menjadi Lembaga keuangan Mikro.

Kemudian UPK/BKN terus diaktifkan mencari dan mengajak serta pemberdayaan masyarakat miskin. UPK/BKM memelihara dan menjaga proses pemberdayaan dan UPK/BKM bermitra dan bekerja sama dengan dengan pemerintahan desa dan kelurahan. Fariz Fardianto