JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Market Mobil Crossover Kian Diminati Pasar

Mobil Crossover Kian Diminati Pasar

809
BAGIKAN

Jadi Pesaing SUV dan MPV

Mobil jenis crossover akan tetap menjadi model yang paling populer di pasar otomotif tahun ini

Mobil Crossover Kian Diminati Pasar. Budi AR
Mobil Crossover Kian Diminati Pasar. Budi AR

Mobil bertipe crossover yang lahir dari perpaduan Multi Purposes Vehicle (MPV) dan Sport Utility Vehicle (SUV), cukup diminati karena memiliki keunikan tersendiri. Meski merupakan jenis baru dalam produk otomotif, mobil crossover diprediksi akan makin tren dan menjadi pilihan pengguna mobil.

Kombinasi kemampuan SUV yang bersinergi dengan fitur kendaraan penumpang MPV, serta kenyamanan berkendara setara dengan sedan menjadi ciri khas yang melekat pada jenis mobil ini. Banyak yang memperkirakan mobil jenis crossover akan tetap menjadi model yang paling populer di pasar otomotif tahun ini.

Duo branding pabrikan yang turut bermain di market mobil Solo, Subaru dan Suzuki tidak lupa melengkapi line up produk mereka dengan tipe ini. Tercatat angka penjualan dalam triwulan awal 2013 menunjukkan angka yang cukup menggembirakan.

Cuncun Kurniadi, pemilik RPM Auto Clinic yang merupakan dealer resmi Subaru mengatakan, model crossover diperkirakan akan lebih populer ke depannya karena telah menjadi bidikan baru pabrikan untuk meningkatkan penjualan.

“Ke depan tren otomotif di kelas premium akan mengarah ke crossover setelah sebelumnya jenis SUV dan MPV sukses berebut pasar,” ujarnya, Selasa (26/3).

Mobil Subaru yang berada di kelas crossover, lanjutnya, Subaru XV Crosstrek yang dibanderol harga Rp 375 juta tersebut, mencatatkan diri dengan angka penjualan 10 unit di bulan Maret hingga minggu ketiga. Pada pertengahan bulan Januari hingga akhir Februari mampu menembus angka penjualan 20 unit untuk wilayah Solo-Yogyakarta.

“Tipe Crossover menawarkan sensasi baru dalam berkendara. Ketangguhan dan model yang kokoh ala SUV dikawinkan dengan fitur kendaraan penumpang khas MPV, ditambah dengan kenyamanan berkendara sekelas sedan. Mulai memikat hati konsumen market mobil,” ujarnya.

Selain itu, Suzuki turut meramaikan pangsa pasar mobil crossover dengan melempar Suzuki SX4 Cross dengan manual transmition dan automatic transmition. Suzuki mulai membuka pasar mobil di kelas crossover.

Diutarakan Marketing and Sales Manager PT Solo Indonesia Utama, Teguh Djaya, Suzuki SX4 Cross mampu terjual sejumlah 3 unit dalam kurun 3 minggu di bulan Maret 2013. Rata-rata penjualan tiap bulannya dalam kisaran 3-4 unit. “Pasar crossover Suzuki memang masih berkembang, secara grafis penjualan masih di bawah MPV dan SUV,” tuturnya.

Sejumlah pabrikan pun berlomba mengembangkan mobil crossover dengan rancangan terbaru dan menganut sistem teknologi terkini, salah satunya lebih hemat bahan bakar.

Selain dua merek di atas, ada pula pemain lain yang turut meramaikan market mobil crossover, yakni Mazda dan BMW. Mazda melalui varian terbaru yakni All New Mazda CX-5, MMI, Mazda CX-5 juga dirancang agar memiliki kinerja lebih tinggi dan kuat, di sisi lain dapat mengonsumsi bahan bakar lebih ekonomis.

Sementara BMW dengan crossover terbarunya yakni BMW X3 xDrive20i, dibekali mesin 2.0-liter empat silinder TwinPower turbo. Mesin tersebut dapat membuat crossover itu berlari dengan kecepatan 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 8,6 detik.

Menurut Cuncun, ke depan akan banyak produsen besar akan makin gencar menggarap tipe crossover. Konsumen tanah air untuk tipe tersebut diyakini akan terus tumbuh, mengingat tipe-tipe SUV dan MPV sebelumnya juga cukup laris. Adilla Prasetyo Wibowo