JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Moewardi Ingin Bangun Gedung Parkir Tujuh Lantai

Moewardi Ingin Bangun Gedung Parkir Tujuh Lantai

745
BAGIKAN
RSUD dr Moewardi Solo jatengprov.go.id
RSUD dr Moewardi Solo
jatengprov.go.id

JEBRES—Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi, segera membangun gedung parkir setinggi tujuh lantai di bagian belakang. Gedung itu diklaim untuk mengatasi persoalan parkir yang kian semrawut.

Direktur RSUD Dr Moewardi, Basuki Sutarjo mengatakan sampai saat ini belum ada kepastian kapan gedung parkir RSUD direalisasikan. ”Nantinya tujuh lantai gedung untuk parkir, dua lantai teratas untuk kantor,” katanya, Rabu(27/3).

Basuki mengupayakan pembangunan gedung itu menggunakan anggaran dari Pemerintah Pusat. Menurutnya, rencana pembangunan gedung parkir sudah dikomunikasikan dengan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo.

Selain rencana pembangunan gedung parkir, Basuki mengklaim sudah mengambil langkah taktis sementara guna mengurangi parkir kendaraan yang meluber ke jalur lambat dan jalan-jalan kampung belakang rumah sakit. Teknisnya, berupa larangan membawa mobil bagi dokter residen dan  koas.

”Yang boleh membawa mobil hanya dokter spesialis. Jadi mobil-mobil yang diparkir di depan dan belakang rumah sakit itu adalah mobil milik pasien,” imbuhnya. Tidak sebatas melarang, pihaknya menyiapkan sanksi bagi mereka yang melanggar aturan.

Diakuinya, persoalan parkir berada di jalur lambat muncul, lantaran area parkir di RSUD Dr Moewardi tidak mampu menampung seluruh kendaraan yang datang, baik kendaraan pegawai, dokter, dokter residen,  koas, tamu maupun kendaraan pengangkut pasien dan keluarga mereka.

Pembangunan gedung parkir mendesak dilakukan guna mengatasi persoalan parkir yang terus meningkat. Dia mengaku sudah mengajukan bantuan pembangunan gedung parkir ke Pemerintah Pusat. Namun sampai saat ini, belum ada kabar kapan bantuan pembangunan gedung parkir tersebut cair. ”Kami hanya bisa mengandalkan anggaran dari Pusat,” ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) telah melayangkan surat peringatan kepada Direktur RSUD Dr Moewardi Solo terkait persoalan parkir yang tak kunjung rampung. Manajemen RSUD Dr Moewardi Solo diminta menyediakan lahan parkir yang memadai bagi seluruh keluarga pasien, pembesuk, dokter, dokter residen, koas dan jajaran pegawainya. Dishubkominfo menilai sejauh ini persoalan parkir RSUD Dr Moewardi terjadi lantaran keterbatasan ruang satuan parkir (RSP).

Ronald Seger Prabowo