JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Nasional Muluskan SBY, Demokrat Tunjuk Ketua Harian

Muluskan SBY, Demokrat Tunjuk Ketua Harian

192
BAGIKAN

bendera demokratJAKARTA—Demi memuluskan langkah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menduduki tampuk pimpinan Partai Demokrat, sejumlah skenario telah disiapkan. Salah satunya dengan menunjuk ketua harian.

“Akan ada ketua harian, tapi tidak ada perombakan karena prinsipnya kita mencari Ketum. Ini akan berlangsung sampai 2015. Menyelesaikan tugas Anas Urbaningrum,” kata anggota Majelis Tinggi PD, Max Sopacua, Selasa (26/3).

Ketua harian akan melakukan tugas konsolidasi ke daerah-daerah. Sementara SBY akan tetap fokus memimpin pemerintahan sembari memantau penyelamatan partai.

Mengenai siapa figur ketua harian, salah satu kandidat yang masuk bursa adalah Direktur Eksekutif DPP PD Toto Riyanto. Namun Max enggan berbicara banyak terkait hal ini.

Pun ketika disodorkan nama Edhie Baskoro (Ibas) Yudhoyono. Menurut Max, Ibas dipastikan akan tetap menjabat posisi Sekjen PD sampai kemudian dibentuk tim formatur untuk pembenahan minor di tingkat pengurus DPP PD. “Sementara Ibas tetap Sekjen. Nanti ada tim kecil setelah kongres, Ibas mungkin jadi wakil Ketum,” bebernya.

Sementara itu, dukungan untuk SBY jadi ketua umum Partai Demokrat semakin menguat. Bukan hanya DPD dan DPC, pengurus DPP PD yang terkenal sebagai sahabat Anas Urbaningrum juga menunjukkan dukungannya.

“Memang tidak ada pilihan lain. Cuma Pak SBY yang paling tepat. Suara dari DPD sudah jelas. Mereka yang paling tahu dinamika di lapangan,” kata Ketua DPP PD, Umar Arsal, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Umar meyakini tak akan ada ganjalan jika SBY bersedia menjadi Ketum PD. Bahkan dia mengklaim bukan hanya dirinya yang mendukung, tapi juga sahabat-sahabatnya yang selama dikenal dekat dengan Anas.

Umar juga mengatakan jika akhirnya SBY bersedia menjadi Ketum PD, maka KLB di Bali akan berjalan aklamasi. Semua kader PD akan langsung mendukung dan menyepakati pendaulatan SBY sebagai Ketum.

“Kalau Pak SBY maju sudah pasti KLB hanya akan seremonial saja, kita semua akan dukung penuh. Sudah pasti akan aklamasi,” tutur pria yang juga anggota Komisi V DPR ini.

Senada dengan Umar, Ketua DPP PD Michael Wattimena juga menegaskan dukungannya kepada SBY. Dia mengatakan seluruh DPD dan DPC di wilayah Papua telah menyatakan siap mendukung SBY. “Kalau ada angka yang lebih dari seratus persen untuk mendukung, kita akan gunakan angka itu. Kita dukung penuh jika Pak SBY maju,” ucapnya.

Michael menilai SBY adalah satu-satunya sosok yang tepat untuk memimpin PD di tengah situasi PD yang tengah krisis. Kepemimpinan SBY diperlukan agar PD lebih siap menghadapi Pemilu 2014. “Kita melihat Pak SBY sosok pemersatu, kita tidak mau setelah KLB ada gesekan lagi. Kalau SBY yang memimpin, harapan kita elektabilitas akan membaik,” imbuh rekan Umar di Komisi V DPR ini.

Lalu bersediakah SBY memenuhi permintaan merangkap jabatan sebagai Presiden RI sekaligus Ketua Umum DPP PD? Menurut anggota Majelis Tinggi PD Amir Syamsuddin, SBY meminta sejumlah persyaratan.

“Kesediaan pengurus inti partai menangani kegiatan sehari-hari partai adalah hal utama bagi beliau untuk mempertimbangkan apakah nanti bersedia penuhi permintaan itu,” jelas Amir.  Detik