JOGLOSEMAR.CO Sport NBL : Garuda Kembali Bekuk Satria Muda-judul

NBL : Garuda Kembali Bekuk Satria Muda-judul

616
BAGIKAN

 “Sebenarnya pertandingan berjalan sesuai dengan yang kami perkirakan. Hanya saja kita tidak bisa menjaga rebound”

Asisten pelatih Satria Muda Britama Rohimi

Joglosemar|Budi Arista Romadhoni LAGA PANAS-Pebolabasket Garuda Kukar Bandung Windha Wijaya (kiri) berusaha mencari celah untuk lolos dari hadangan Pebolabasket Satria Muda Britama Jakarta Bayu Anggara (kanan) pada laga Lanjutan NBL Indonesia di Sritex Arena Solo, Sabtu (9/3). Pertandingan dimenangkan Garuda Kukar dengan skor 53-56.
Joglosemar|Budi Arista Romadhoni
LAGA PANAS-Pebolabasket Garuda Kukar Bandung Windha Wijaya (kiri) berusaha mencari celah untuk lolos dari hadangan Pebolabasket Satria Muda Britama Jakarta Bayu Anggara (kanan) pada laga Lanjutan NBL Indonesia di Sritex Arena Solo, Sabtu (9/3).

SOLO – Tim juara bertahan National Basketball League (NBL) Indonesia, Satria Muda Britama (SMB) Jakarta gagal membuka laga di Seri Solo, Speedy NBL Indonesia musim 2012-2013 ini dengan kemenangan. SMB bahkan kembali harus kalah dari rivalnya, Garuda Kukar Bandung, kali ini dengan skor 53-56.

Mengulas jalannya pertandingan, meski berhasil mencetak angka terlebih dulu namun di akhir kuarter pertama SMB justru tertinggal dengan skor 9-14. Di kuarter kedua, walau belum sempat membalikkan keadaan, tim asuhan pelatih Octaviarro Romely tersebut mampu menyamakan kedudukan menjadi 29-29.

Memasuki kuarter ketiga, kedua tim kembali saling kejar mengejar angka. SMB pun berbalik unggul satu bola menjadi 42-40. Sayang, tensi yang mulai memanas di kuarter akhir kembali membawa Arki Wisnu dkk tertinggal. Bahkan di detik-detik akhir beberapa kali Garuda mendapat tambahan angka melalui free throw. SMB pun mengulang kekalahannya atas Garuda Kukar pada Seri Bandung dan mengakhiri laga pertama di Seri Solo dengan 53-56.

Menanggapi kekalahan yang diterima timnya, menurut asisten pelatih SMB Rohimi, kegagalan timnya lebih dikarenakan kurangnya kontrol dalam melakukan rebound. “Sebenarnya pertandingan berjalan sesuai dengan yang kami perkirakan. Hanya saja kita tidak bisa menjaga rebound. Semua pemain tampak kurang agresif dan fight menjaga rebound. Kita gagal melaksanakan apa yang biasanya sudah kita jalankan,” paparnya kepada wartawan seusai laga, Sabtu (9/3).

Di lain pihak, tim Garuda yang kembali sukses menekuk SMB, menyebut ketahanan mental dan disiplin dalam pertahanan sebagai kunci kemenangannya. Bahkan di sepanjang laga, Wendha Wijaya cs sukses menjaga selisih angka di bawah dua digit.

“Satu hal yang kami tekankan pada tim adalah untuk selalu tidak mau kalah dan disiplin dalam bertahan. Selain itu juga menjaga momentum sehingga defisit poin pun tak sampai dua digit,” ujar asisten pelatih Garuda, AF Rinaldo.

Selain itu, Garuda juga menerapkan pressure pada dua playmaker SMB, yakni Arki dan Faisal Ahmad. Dan atas kemenangan dalam pertandingan kemarin, maka Garuda memimpin head-to-head dengan SMB 2-0. “Kemenangan ini sebagai bukti jika kami bisa sejajar dengan tim papan atas. Dan kami harap kemenangan ini bisa menjadi kunci untuk meraih kemenangan selanjutnya,” tambahnya.

Sementara, pada hari yang sama juga turut digelar laga derby Surabaya, antara CLS Knights melawan Pacific Caesar dengan kemenangan telak untuk CLS (77-57).

Agni Vidya P/ Muhammad Rizqi