JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Nyaleg, Kades dan PNS Wajib Mundur

Nyaleg, Kades dan PNS Wajib Mundur

510
BAGIKAN

Kotak Pemilu KPU pngSRAGEN—KPU dan Pemkab Sragen mengingatkan semua PNS, perangkat, dan kepala desa (Kades) untuk mematuhi aturan mundur dari jabatan jika ingin mencalonkan diri dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 mendatang. Imbauan itu dilontarkan menyusul aturan di Peraturan KPU (PKPU) No 7 Tahun 2013 yang mewajibkan semua unsur penyelenggara pemerintah untuk lengser dari jabatannya jika akan nyaleg.

Hal itu mengemuka dalam rapat koordinasi antara KPU dengan Bagian Hukum dan Pemerintahan Setda Sragen, kemarin. Ketua KPU Sragen, Agus Riewanto mengatakan berdasarkan PKPU No 7 Tahun 2013 pasal 19 huruf f ayat (4) menyebutkan kepala daerah, wakil kepala daerah, PNS, anggota TNI/Polri, direksi, komisaris, dewan pengawas, dan karyawan BUMN dan/atau BUMD serta pengurus badan lain yang menggunakan anggaran dari keuangan negara wajib melampirkan surat pernyataan pengunduran diri yang tidak dapat dicabut. Surat pernyataan ini menjadi syarat wajib yang jika tidak dipenuhi maka akan dinyatakan gugur sebagai Caleg.

“Kalau sebelumnya, cukup mengajukan pengunduran diri sementara waktu apabila menjadi Caleg. Sekarang beda, mereka harus mundur dan surat pernyataan itu harus dilampirkan. Tujuannya supaya Caleg konsentrasi pada tugas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Setda Sragen, Juli Wantoro, menjelaskan akan menindaklanjuti PKPU No 7 Tahun 2013 dengan membuat surat edaran (SE). Selain itu, Juli menjelaskan prosedur pemberhentian perangkat desa, Kades maupun PNS yang mencalonkan diri sebagai Caleg akan disesuaikan peraturan yang berlaku. “Kami akan menindaklanjuti dengan membuat peraturan di tingkat kabupaten. Kami juga akan melihat materi. Soal imbas dari PKPU akan kami sesuaikan dengan peraturan yang berlaku di Pemkab Sragen,” tuturnya.

Adanya syarat mundur ini diharapkan memperjelas kesan abu-abu dunia birokrat yang selama ini ditengarai banyak memanfaatkan celah untuk ikut berpolitik ataupun terlibat aktif di dalamnya. Ditengarai pula, banyak para PNS maupun Kades yang mendekati masa pensiun dan mulai ancang-ancang untuk beralih haluan ke Parpol dan nyaleg di 2014.

Wardoyo