Oknum Polisi Aniaya Timses Cakades

Oknum Polisi Aniaya Timses Cakades

358
ANTUSIAS IKUTI PILKADAL-Seorang petugas tengah membantu warga Usia lanjut saat menyampaikan Hak Suaranya dalam Pmelihan Kepala Desa (PILKADES) di Kantor kepala Desa Glonggong, Nogosari, Boyolali, Rabu(27/3). Antusias warga untuk menyampaikan Hak Pilihnya sangat tinggi, Warga Antri sebelum Tempat Pemungutan Suara (TPS) dibuka. Joglosemar|Budi Arista Romadhoni
ANTUSIAS IKUTI PILKADAL-Seorang petugas tengah membantu warga Usia lanjut saat menyampaikan Hak Suaranya dalam Pmelihan Kepala Desa (PILKADES) di Kantor kepala Desa Glonggong, Nogosari, Boyolali, Rabu(27/3). Antusias warga untuk menyampaikan Hak Pilihnya sangat tinggi, Warga Antri sebelum Tempat Pemungutan Suara (TPS) dibuka.
Joglosemar|Budi Arista Romadhoni

BOYOLALI –Penyelenggaraan Pilkades serempak tahap II Rabu (27/3) diwarnai penganiayaan yang menimpa tim sukses salah satu Calon Kepala Desa (Cakades) hingga masuk rumah sakit. Diduga penganiayaan tersebut karena adanya salah paham yang dikaitkan dengan Pilkades.

Dari informasi yang dihimpun Joglosemar korban yakni Surahmin (34), warga Desa Luwang Kecamatan Gatak, Sukoharjo yang ikut mendukung kerabatnya maju Pilkades di Keyongan Nogosari. Sementara pelaku yakni BM (25), anggota Polri warga Dukuh Jati, Desa Keyongan, yang dinas di Kalimantan. Pelaku diketahui tengah cuti dalam rangka mendukung saudaranya yang maju sebagai Cakades Keyongan.

Penganiayaan tersebut terjadi pukul 09.10 WIB, saat korban di dekat tempat pemungutan suara (TPS) bertemu dengan temannya. Keduanya pun terlibat tawar menawar harga dalam rangka jual beli burung. Namun karena kondisi sekitar yang cukup ramai, sehingga penawaran dilakukan menggunakan kode yakni dengan mengangkat dua jari.

Pada saat bersamaan, pelaku yang juga berada di dekat TPS melihat kode dua jari tersebut, dan kemudian menafsirkan sebagai pilihan angka dua Cakades. Hingga kemudian pelaku dan korban terlibat adu mulut dan akhirnya berujung pemukulan.

Akibat kejadian itu korban mengalami luka di bagian mulut dan dirawat di RS Simo.

Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto melalui Kapolsek Nogosari AKP Sulasto membenarkan kejadian tersebut. Namun pihaknya menegaskan kejadian itu tidak terkait dengan Pilkades. Selain itu kejadian tersebut cukup jauh dari lokasi Pilkades. “Saat ini baru ditangani Propam Polres Boyolali,” ungkap Kapolsek. Ario Bhawono

 

 

BAGIKAN