JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo P2KH: Mojosongo dan Jebres Jadi Target Selanjutnya

P2KH: Mojosongo dan Jebres Jadi Target Selanjutnya

389
BAGIKAN
green garden ilustrasi
Ilustrasi Green Garden

BALAIKOTA-Pemkot Solo dapat bantuan Rp 510 juta dari Pusat untuk mewujudkan Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH).

Program ini akan direalisasikan di kawasan Mojosongo dan Jebres. Kepala Bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan Hidup (PKLH) Badan Lingkungan Hidup (BLH) Solo, Luluk Nurhayati, membenarkan perihal bantuan senilai Rp 0, 5 miliar lebih itu.

Nantinya, di Mojosongo akan dibangun Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) dan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa). ”Di lokasi proyek RSIA dan Rusunawa nantinya 30 persen lahanya menjadi kota hijau. Sedangkan 70 persenya jadi area perkerasan,” ujar Luluk, Rabu (13/3).

Menurutnya, semula Pemerintah Pusat mengucurkan Rp 850 juta, jika Solo sanggup menyiapkan lahan seluas 5.000 meter persegi untuk P2KH. Namun, ternyata Pemkot hanya memiliki lahan di Mojosongo dengan luas hanya 3.000 meter persegi. Sehingga dana yang diberikan disesuaikan dengan lahan yang akan digarap.”Integrasi antarprogram ini dikonsep dengan penyediaan fasilitas ruang terbuka hijau,” katanya.

Sebenarnya, Pemkot bukan sekali ini saja dapat bantuan dari program yang sama. Sebelumnya juga dapat untuk program di Semanggi dan Pasar Kliwon. Kata Luluk, P2KH telah menyentuh sejumlah lokasi di 32 kota di Indonesia. Sebanyak  15 kota di antaranya berada di Provinsi Jawa Tengah.

”Menjadikan kawasan P2KH 30 persen lahannya sebagai ruang terbuka hijau sudah diatur diUU Nomor 26/2007 tentang Penataan Ruang,” paparnya. Kemudian, setelah dapat lahan, Pemkot, menyusun Surat Keputusan (SK) Walikota perihal aset berupa lahan di Mojosongo sebagai syarat mendapatkan bantuan P2KH. ”Nantinya jika tanah sudah digarap Pusat, Pemkot tinggal mengajukan dana hibah,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo Siti Wahyuningsih, mengatakan, P2KH akan dimulai dengan pembuatan  detail engineering design (DED). Fasilitas kesehatan khusus ibu, anak dan kebidanan juga akan menyediakan ruang hijau cukup luas. Tujuannya juga untuk penyembuhan secara psikis.

”Butuh Rp25 miliar guna mewujudkan RSIA di Mojosongo. Anggaran dari Pusat dan kebutuhan tenaga kerja yang mengurusi Pemkot. Setelah jadi, bangunan akan jadi aset Pemkot,” ujar Siti.

Muhammad Ismail