Pangdam Minta Prajurit Netral dalam Pilgub Jateng

Pangdam Minta Prajurit Netral dalam Pilgub Jateng

275

logo pilgub jatengMAGELANG-Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Hardiono Saroso mengingatkan netralitas prajurit dalam proses Pemilihan Gubernur  (Pilgub) Jateng, 26 Mei mendatang.

“Perintah saya kepada prajurit cuma satu, netral dan netral,” katanya setelah memimpin Upacara Penutupan Dikmaba TNI AD Tahap I Tahun Anggaran 2012 di Lapangan Rindam IV/Diponegoro Kota Magelang di Magelang, Sabtu (23/3).

Dalam Pilgub mendatang ada tiga pasangan Cagub dan Cawagub yang telah ke KPU Jateng yakni Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo diusung Partai Demokrat, PAN dan Partai Golkar, Ganjar Pranowo-Heru Sujatmoko (PDI Perjuangan) dan Hadi Prabowo-Don Murdono (Partai Gerindra, PKS, PKB, PPP, Partai Hanura, dan PKNU).

Ia memastikan memecat oknum prajurit TNI di wilayah tugasnya itu yang tidak netral dalam Pilgub Jateng. “Kalau ada prajurit saya yang melanggar perintah saya, pasti saya pecat. Tentara itu netral,” katanya.

Ia mengatakan menurunkan tim khusus untuk pengawasan terhadap anggota TNI agar tetap menjaga netralitas dalam pemilihan tersebut. “Kodal-nya (komando pengedalian-red) jelas, dari Panglima ke bawah. Jadi kalau ada prajurit tidak netral, pasti saya pecat,” katanya.

Sosialisasi tentang netralitas prajurit dalam Pilgub, katanya, juga sudah dilakukan pihaknya. Pada kesempatan itu ia juga mengatakan situasi keamanan di Jateng menjelang Pilgub relatif aman dan terkendali. Pihaknya turut membantu jajaran kepolisian dalam pengamanan Pilgub.

“Kita back up. Jangan pernah ada coba-coba mengganggu proses demokrasi,” katanya.

Antara

 

BAGIKAN