Parpol di Daerah Tancap Gas

Parpol di Daerah Tancap Gas

406
DEKLARASI HP- PImpinan enam partai politik (parpol) pengusung bakal calon gubernur dan wakil gubernur Pilgub Jateng 2013, Hadi Prabowo-Don Murdono di Sragen saat mendeklarasikan koalisi di Sragen, Rabu (6/3).  Wardoyo
DEKLARASI HP- PImpinan enam partai politik (parpol) pengusung bakal calon gubernur dan wakil gubernur Pilgub Jateng 2013, Hadi Prabowo-Don Murdono di Sragen saat mendeklarasikan koalisi di Sragen, Rabu (6/3). Wardoyo

SRAGEN – Setelah koalisi Parpol resmi mengusung tiga pasang calon gubernur (Cagub) dan calon wakil gubernur (Cawagub) pada Pilgub Jateng, sejumlah Parpol di Kabupaten Sragen langsung tancap gas.

Enam Parpol koalisi pengusung pasangan Hadi Prabowo (HP)-Don Murdono langsung mendeklarasikan koalisi di Sragen. Sementara DPC PDIP yang mengusung Ganjar Pranowo- Heru Sudjatmoko mulai menyiapkan relawan dan seluruh kekuatan struktural partai untuk memenangkan pasangan calon yang diusung.

Enam Parpol pengusung HP-Don Murdono yang dikomandani Ketua DPC Gerindra, Daryanto resmi mendeklarasikan koalisi pemenangan di Sragen, Rabu (6/3). Deklarasi dihadiri Ketua DPD PKS Dedy Endriyatno, Ketua DPC PKB Mukafi Fadli,  Ketua DPC Hanura Dani Nursugama, Ketua DPC PPP Rus Utaryono dan Ketua DPC PKNU Arif. Menurut Daryanto, deklarasi itu merupakan inisiatif awal sebagai respons terbentuknya koalisi yang dibentuk jajaran pengurus di Jateng yang sudah resmi mengusung HP-Don Murdono.

“Dengan koalisi kebersamaan ini akan mempermudah koordinasi, sinergitas di tataran Parpol untuk bersama-sama mengemban tanggung jawab memenangkan pasangan HP-Don Murdono di Pilgub 26 Mei nanti. Kami yakin bisa memenangkan satu putaran,” paparnya mengawali sambutan.

Ketua DPC Hanura, Dani berharap inisiatif dari Sragen itu bisa menjadi penyemangat dan segera diikuti daerah lain. Sementara Ketua DPC PKB, Mukafi Fadli menilai koalisi untuk Pilgub ini sangat baik karena juga bisa berfungsi sebagai warming up sekaligus tolok ukur awal pentas pertarungan politik Pileg dan Pemilu 2014.

Persiapan yang sama juga dilakukan jajaran PDIP yang secara resmi menjatuhkan rekomendasi untuk mengusung Ganjar-Heru. Sekretaris DPC PDIP Sragen, Sugiyamto mengatakan pihaknya juga sudah menyiapkan waktu untuk segera mengundang seluruh pengurus dan anggota fraksi di DPRD untuk membentuk relawan pemenangan.

Baca Juga :  Ditinggal Mudik , Rumah dan 2 Kambing Terbakar

“Semua anggota fraksi nanti akan jadi pembina di tiap-tiap kecamatan untuk bekerja sama dengan pengurus ranting, anak ranting. Dalam waktu dekat kita juga akan masang baliho dengan dana gotong royong,” tegasnya.

Pun dengan PDIP Karanganyar, yang  menjanjikan kemenangan telak dalam Pilgub Jateng Mei mendatang.  Sumanto, Ketua Tim Pemenangan pasangan Ganjar Pranowo – Heru Sudjatmoko menegaskan pihaknya yakin mampu memenangkan hingga 70 persen suara di Kabupaten Karanganyar.

“Kami akan optimalkan seluruh kemampuan itu,” tegas Sumanto, Rabu (6/3).

Sumanto yang juga Ketua DPRD Karanganyar menjelaskan, DPC PDI P Karanganyar sudah siap menjaring suara di Kabupaten Karanganyar. Persiapan pemenangan telah disiapkan sejak sebelum keluarnya rekomendasi dari DPP. “Kami juga sudah mengagendakan kunjungan Ganjar-Heru ke Karanganyar,” jelas Sumanto.

Selain kesiapan internal DPC PDI P Karanganyar, Sumanto menerangkan sudah banyak relawan bersedia membantu pemenangan tersebut.  “Sudah banyak relawan yang mendaftarkan diri membantu pemenangan Ganjar-Heru di Karanganyar. Kami akan all out,” terangnya.

Anggota Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah, Rohadi Widodo menjelaskan,  pihaknya masih belum membahas lebih lanjut strategi pemenangan pasangan yang diusung partainya di Karanganyar.

“Kami masih belum bisa memastikan seperti apa yang mau kami lakukan. Ini masih menunggu instruksi dari DPW,” jelas Rohadi kemarin (6/3).

Meski demikian, Rohadi menjelaskan  pihaknya optimis dapat memenangkan pasangan yang diusung PKS, Hadi Prabowo-Don Murdono. Lantaran melihat jumlah Parpol koalisi yang mendukung memiliki total kursi hingga 40 kursi . Dalam Pilgub Jateng PKS berkoalisi dengan  Partai Gerindra, PKB, PPP, Partai Hanura dan Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU).

Baca Juga :  Sumur di Sragen Mengering, Puluhan KK Andalkan Droping Air Bersih

“Kami optimis memenangkan Pilgub Jateng ini,” terangnya.

Jangan Sakit Hati

Terpisah, kader PDIP yang tidak mendapatkan rekomendasi untuk maju dalam bursa Pilgub Jateng diminta tidak kecewa dan sakit hati. Pasalnya, keputusan DPP merekomendasikan Ganjar Pranowo (Cagub) dan Heru Sudjatmoko (Cawagub) di Pilgub Jateng sudah keputusan partai dan harus dipatuhi.

Hal itu dikatakan oleh Pendamping Plh Ketua DPD PDIP Jateng, FX Hadi Rudyatmo. Ia menegaskan, tidak ada istilah kecewa dan sakit hati bagi calon yang tidak mendapat rekomendasi, karena dalam proses penentuan Cagub dan Cawagub,  PDIP membebaskan semua kader  mendaftarkan diri.

“Tetapi kita harus sadar yang dibutuhkan hanya dua nama Cagub dan Cawagub. Jadi tidak ada istilah kecewa dan sakit hati,” ujar Rudy, Rabu (6/3).

Disinggung mengenai strategi Pilgub, Rudy menegaskan akan menerapkan strategi sosialisasi dengan pembagian wilayah per-Karesidenan. Konsolidasi dan sosialisasi Cagub – Cawagub PDIP pertama kali akan digelar di Karesidenan Surakarta dengan mengundang ketua partai.

Selain itu, pihaknya tidak akan mengarahkan strategi kampanye dengan pengerahan massa. Kampanye akan lebih difokuskan untuk menyosialisasikan visi dan misi pasangan. Sementara terkait elektabilitas  calon, semua tergantung bagaimana kita menawarkan produk.

“Tawarkan program yang santun, konsep visi dan misinya, janji dan target waktu untuk merealisasikan janji itu yang lebih penting,” jelasnya.

Rudy menambahkan, tidak ada pekerjaan ringan dalam Pilgub. Tapi kalau disangga dengan gotong royong semua ringan. Apalagi, melihat banyaknya calon yang maju Pilgub, PDIP optimis bisa menang. “Kalau sudah berani kompetisi harus siap menang dan kalah. Sukses PDIP menjadikan Gubernur DKI berharap menular di Jateng,” tandasnya. ** M Ikhsan | Wardoyo | M Ismail

BAGIKAN