JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Pasar Depok Diresmikan, Bakul Saling Iri

Pasar Depok Diresmikan, Bakul Saling Iri

305
BAGIKAN

BANJARSARI-Bangunan baru Pasar Burung Depok, diresmikan Rabu (27/3). Namun, para pedagangnya masih berpolemik, yakni saling iri soal jatah penempatan kios.

Peresmian pasar itu, dihadiri langsung Walikota Solo, Hadi Rudyatmo dan Kepala Dinas pengelolaan Pasar (DPP), Subagiyo. Dalam peresmian, walikota secara simbolis menyerahkan Surat Hak Penempatan (SHP) kepada perwakilan pedagang burung.

Namun, polemik yang muncul di kalangan pedagang tak bisa ditutupi. Ketua Ikatan Keluarga Pedagang Burung Surakarta (IKPBS), Wigyo Suprapto, membenarkan adanya polemik itu. Menurutnya, kondisi itu  dipicu adanya rasa iri di antara pedagang burung usai kios dan los yang baru diundi. ”Karena, ada yang mendapat los dan kios yang tidak strategis,” katanya.

Seharusnya, prosesi pengundian diadakan per blok dan bukan dicampur rata, supaya lebih adil. “Namun yang terjadi dulu itu tidak demikian,” ungkapnya. Undian per blok yang diusulkan pada DPP ternyata ditolak. Dia mengaku belum mendata keluhan para pedagang soal hal tersebut.

”Tapi, kami belum nyaman tinggal di bangunan baru ini, karena dapat tempat berjualan di belakang dan tidak strategis. Kendati sudah direvitalisasi yang menelan biaya Rp14 miliar,” imbuh dia.

Tikno (40), pedagang burung di kios bagian depan, mendesak pihak pengelola pasar segera menertibkan puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Depok, supaya lebih tertata rapi dan nyaman. ”Karena sekarang terkesan padat banyak lapak PKL. Sehingga mengganggu arus lalu lintas,” jelasnya.

Lurah Pasar Burung Depok, Daliman, menambahkan, pasarnya saat ini bisa menampung 281 pedagang, meliputi 226 pedagang di los dan sisanya 64 pedagang kios. ”Secara fisik, sudah selesai. Tinggal disempurnakan saja. Kita tinggal memperbaiki instalasi listrik serta saluran air,” bebernya.

Kepala DPP Solo, Subagiyo, menuturkan, setelah diresmikan, pembangunan tahap kedua akan dikebut dengan menyiapkan anggaran Rp 700 Juta dari APBD. Nantinya bangunan tahap kedua ditempai 130 PKL. Kapasitas Pasar Depok totalnya bisa menampung 290 pedagang kios dan los dan 25 pedagang pelataran.

Fariz Fardianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here