PDAM Pasang 2400 Sambungan Gratis

PDAM Pasang 2400 Sambungan Gratis

794
Ilustrasi
Ilustrasi

SOLO-Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) mendapatkan bantuan dana dari Australia Aid (Ausaid) untuk pemasangan 2000 sambungan air gratis kepada warga berpenghasilan rendah (kurang mampu). Tetapi PDAM berencana memasang 2400 sambungan, sebagai antisipasi jika nantinya ada data warga yang ditolak. Pemasangan ini ditujukan di dua kawasan yang dinilai membutuhkan air, seperti kawasan Solo Selatan dan Utara.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Singgih Tri Wibowo menjelaskan, untuk tahun ini PDAM mendapatkan bantuan dari AusAid sebesar Rp 5 Miliar. Bantuan tersebut ditujukan untuk pemasangan saluran air kepada warga kurang mampu. “Tahun ini, kami mendapatkan bantuan untuk pemasangan 2000 sambungan, bagi warga kurang mampu. Warga tidak dipungut biaya pemasangan,” terangnya saat ditemui Joglosemar di ruang kerjanya, Sabtu (16/3).

Baca Juga :  17 PKL Minta Balik Selter Sriwedari

Penyambungan saluran air ini difokuskan untuk dua wilayah yang dirasa masih membutuhkan pasokan air. Dua kawasan tersebut yakni Solo Utara yang terdiri dari Mojosongo dan Jebres, serta kawasan Solo Selatan, seperti Sangkrah, Semanggi, Joyontakan dan Tipes. “Sebelum melakukan pemasangan, PDAM terlebih dahulu melakukan pendataan dan survei secara door to door. Kemudian hasil pendataan itu akan dikaji lagi oleh tim dari Aus Aid, selaku pendonor dana,” terangnya.

Meski hanya untuk 2000 sambungan, tetapi PDAM sengaja membuatkan 2400 sambungan. Sebagai estimasi, jika nantinya ada beberapa pendataan yang ternyata tidak disetujui oleh AusAid. “Untuk Solo Utara kami sambungkan 1200 sambungan, begitu juga untuk kawasan Solo Selatan,” paparnya.

Baca Juga :  Rotary Club Solo Raya Fokus Renovasi Rumah Tak Layak Huni

Untuk pemasangan, kata Singgih akan dilakukan selama dua semester. Semester pertama dilakukan di kawasan Selatan, sedangkan semester dua untuk kawasan Solo Utara

Singgih memastikan, meski ada penambahan sebanyak 2400 sambungan baru, pasokan air PDAM masih mencukupi. Karena PDAM sendiri masih memiliki debit sisa sebanyak 70 liter/detik. “Meskipun nanti saat musim kemarau, tetap tidak akan mempengaruhi pasokan air. Karena kami masih memiliki sisa debit sebanyak 70 liter/detik, dan itu masih cukup,” katanya.

Ari Purnomo

BAGIKAN