JOGLOSEMAR.CO Foto Pencegahan Penularan TBC Dikampanyekan

Pencegahan Penularan TBC Dikampanyekan

477
BAGIKAN
HARI TBC SEDUNIA - Warga menempel poster himbuan tentang TBC saat di Car Free Day Jalan Slamet Riyadi, Solo, Minggu (24/3). TBC gencar disosialisasikan terlebih lagi 24 Maret kemarin merupakan Hari TBC sedunia. Joglosemar/Abdullah Azzam
HARI TBC SEDUNIA – Warga menempel poster himbuan tentang TBC saat di Car Free Day Jalan Slamet Riyadi, Solo, Minggu (24/3). TBC gencar disosialisasikan terlebih lagi 24 Maret kemarin merupakan Hari TBC sedunia. Joglosemar/Abdullah Azzam

LAWEYAN-Warga Solo ramai-ramai mengampanyekan pencegahan penularan penyakit TBC (Tuberculosis), Minggu (24/3). Selain bertepatan dengan Hari TBC Sedunia, kampanye kemarin juga sebagai bentuk keprihatinan penularan penyakit yang kian meluas itu.

Selain warga, kampanye juga diserukan Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Surakarta dan mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, di area car free day (CFD) Jalan Slamet Riyadi.

Sekitar 45 poster berukuran A3 karya mahasiswa–mahasiswa DKV FSRD ISI Surakarta dipamerkan dalam kampanye tersebut. Beberapa poster menggambarkan paru–paru yang rusak akibat terkena TBC, larangan merokok dan tulisan–tulisan poster berisi bahaya penyakit itu.

Kepala BBKPM Surakarta,  Sigit Priohutmo, mengatakan,  TBC merupakan penyakit berbahaya dan menular. Oleh karena itu, TBC tidak dapat diselepekan. Ia mengimbau, masyarakat dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk menghindari penularan  TBC. Selain itu, masyarakat dapat mencegahnya dengan cara yang mudah yakni menutup mulut ketika batuk. Karena TBC biasanya menular melalui udara yang tercemar dengan bakteri mikobakterium tuberkulosa yang dilepaskan pada saat penderita TBC batuk.

”Bagi siapa pun yang batuk harus menutup mulut ketika batuk atau menggunakan masker karena TBC umumnya menular melalui udara,” kata Sigit. Salah satu mahasiswa DKV FSRD ISI Surakarta, Luthfia Ainina mengatakan, kampanye itu untuk menginspirasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan. Juga mengingatkan masyarakat tentang bahaya TBC sebagai penyakit mematikan. Ronald Seger Prabowo