JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Pencurian Marak, Pedagang Pasar Sunggingan Resah

Pencurian Marak, Pedagang Pasar Sunggingan Resah

334
ilustrasi
ilustrasi

BOYOLALI – Para pedagang Pasar Sunggingan resah menyusul maraknya pencurian yang menimpa pedagang. Kebanyakan pedagang korban pencurian mengalami kerugian hingga jutaan.

Maraknya pencurian ini dirasakan pedagang mulai beberapa bulan ini. Kasus pencurian terakhir dialami Siti Nur Khasanah (50), pedagang pakaian Pasar Sunggingan pada Selasa (26/3) pagi. Kepada wartawan, Rabu (27/3), korban mengaku kehilangan tas berisi uang tunai Rp 6 juta serta surat-surat penting lainnya. “Saat itu saya baru saja membuka dasaran, saya tinggal hanya beberapa menit ternyata tas yang saya simpan di dalam lemari belakang pakaian sudah hilang,” tutur Nur.

Selain Nur, pada hari yang sama pedagang di bagian pasar lainnya juga mengalami kecurian uang senilai jutaan. Sebelumnya bahkan pernah dalam satu hari yang sama, tiga pedagang mengalami kecurian.

Menurut Purwati (40), pedagang konter handphone dirinya juga menjadi korban pencurian sekitar sebulanan lalu. Menurutnya modusnya hampir sama, pelaku beraksi pagi hari saat pedagang baru membuka dasaran. “Modusnya sama, tas saya yang ada uangnya Rp 2,5 juta dan surat penting lainnya diembat,” kata dia.

Kondisi ini membuat para pedagang di Pasar Sunggingan resah. Pedagang sudah merasa tidak aman saat berjualan di dalam pasar. Sekretaris Paguyuban Pasar Sunggingan, Musthofa mengungkapkan, hingga saat ini sudah sekitar 25 kasus pencurian yang dialami pedagang. “Kami minta ada perhatian dari pemerintah terutama untuk masalah keamanannya,” tuntut dia.

Selama ini lanjut Musthofa, hanya ada keamanan swadaya sekitar delapan orang. Biaya keamanan itu dibebankan kepada para pedagang secara iuran. Harapan paguyuban menurut Musthofa, supaya pemerintah ikut mengkaver pengamanan di dalam pasar. Apalagi selama ini pedagang juga taat membayar retribusi.

Mengenai keamanan di Pasar Sunggingan Bupati Boyolali Seno Samodro meminta lurah pasar agar segera menindaklanjuti keluhan para pedagang. Menurut Bupati lurah pasar harus bisa menggerakkan keamanan swakarsa. “Selain itu saya juga sudah meminta Kapolres untuk ikut andil dalam pengamanan pasar,” imbuh Bupati. Ario Bhawono

 

BAGIKAN