Pendaftar Rusunawa Capai 300

Pendaftar Rusunawa Capai 300

327
RUSUNAWA JOHO- Jajaran Komisi II DPRD Sukoharjo melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Rusunawa Joho II, Rabu (6/3). Murniati
RUSUNAWA JOHO- Jajaran Komisi II DPRD Sukoharjo melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Rusunawa Joho II, Rabu (6/3). Murniati

SUKOHARJO- Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Sukoharjo telah menerima 300 pendaftar Rusunawa Joho II. Kendati demikian, pengelolaan tempat tersebut menunggu keputusan dari Bupati Sukoharjo.

Kabid Aset DPPKAD Sukoharjo, Haryadi Sudjatmoko menjelaskan, angka itu berasal dari warga yang telah mendaftar namun tidak bisa terakomodir di Rusunawa Joho I.

“Sudah ada 300 pendaftar. Tapi kita belum bisa memutuskan apakah mereka bisa menempati Rusunawa itu atau tidak. Kami masih menunggu keputusan dari Bupati soal dinas mana yang akan mengelola,” kata dia saat mendampingi jajaran Komisi II DPRD Sukoharjo melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sana, Rabu (6/3).

Menurutnya, bisa jadi pihaknya yang melakukan pengelolaan. Namun, bisa juga Rusunawa itu dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU). “Ya tinggal Bupati menunjuk DPPKAD atau DPU. Yang jelas, semuanya sudah siap,” ujar dia.

Baca Juga :  Sumur Dalam Disiapkan Antisipasi Kekeringan di Sukoharjo

Dari jumlah itu, dia menyebutkan sebagian besar pendaftar bukan warga Sukoharjo melainkan Wonogiri dan sekitar. “Mereka bekerja di Sukoharjo, sehingga membutuhkan rumah di sini. Kalau warga Sukoharjo sangat sedikit, padahal kami lebih memprioritaskan warga sini,” kata dia.

Kendati demikian, pihaknya belum bisa menarik retribusi atau sewa Rusunawa. Pasalnya, aset bangunan tersebut belum dilimpahkan kepada Pemkab. “Kalau kita menariknya, bisa-bisa disemprit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sama halnya dengan Rusunawa Joho I, semuanya dikelola oleh paguyuban,” katanya lagi.

Kabid Perumahan DPU Sukoharjo, Sarwidi menegaskan, pihaknya hanya sebatas mengurusi hal-hal teknis. Sedangkan pengelolaannya, masuk ke bagian aset (DPPKAD). “Pendaftaran dan lain-lainnya masuk ke DPPKAD,” ujar Sarwidi.

Baca Juga :  Proyek Sanitasi Sekolah Dimulai, 75 SD di Sukoharjo Akan Miliki Toilet Baru

Petugas Keamanan Rusunawa Joho I dan II, berharap hunian tersebut secepatnya bisa ditempati. Pertimbangannya, selama beberapa tahun tidak digunakan, sejumlah fasilitas sempat dijarah oleh oknum tidak bertanggung jawab. Pihaknya menyebutkan, para penghuni Rusunawa Joho I belum ditarik retribusi.

“Belum ada retribusi sewa. Warga hanya ditarik biaya air dan keamanan sebesar Rp 75.000/ bulan yang dikelola oleh paguyuban,” kata dia.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi II DPRD Sukoharjo, Hasman Budiadi mengungkapkan masalah Rusunawa itu disebabkan sisi administrasi di pemerintah pusat. “Jadi, masalah ini bukan berada di daerah. Kami sudah ke pemerintah pusat dan Rusunawa ini dalam proses hibah ke Pemkab. Hanya saja, birokrasinya sangat panjang,” ujarnya. Murniati

BAGIKAN