Penumpang Sumuk, Pesawat Mendarat

Penumpang Sumuk, Pesawat Mendarat

1676

Penumpang SumukMemasuki musim kemarau, banyak warga mengeluh kepanasan alias sumuk. Tak terkecuali para penumpang pesawat milik maskapai Australia, Qantas. Gara-gara temperatur udara di kabin pesawat melonjak, 50 penumpang dan kru kelabakan. Penyebabnya, ada masalah pada alat pendingin udara di dalam pesawat.

Pesawat tersebut bertolak dari Sydney menuju Pulau Lord Howe, Australia dengan jarak tempuh sekitar dua jam. Namun di tengah penerbangan, pesawat terpaksa kembali ke Bandara Sydney. “QantasLink bernomor penebangan QF2260 yang bertolak dari Sydney menuju Lord Howe kembali ke Sydney dikarenakan masalah teknis dengan sistem pendingin udara,” kata juru bicara Qantas, seperti dilansir AFP, Senin (4/3).

“Para penumpang dan kru tengah dirawat di bandara karena kepanasan dan dua penumpang dibawa ke rumah sakit,” imbuh juru bicara tersebut.

Paramedis didatangkan ke Bandara Sydney untuk memeriksa kondisi sekitar 50 penumpang dan kru. Di antara mereka, terdapat dua penumpang yang harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami dehidrasi.

“Kami dipanggil karena laporan bahwa para penumpang di penerbangan itu telah menderita akibat suhu panas yang tinggi untuk beberapa lama,” tutur juru bicara paramedis setempat, New South Wales Ambulance Service. Dia tak bisa menyebutkan berapa suhu yang dimaksud dan berapa lama penumpang mengalami kepanasan.

“Kami memeriksa semua penumpang dan kru yang berasal dari penerbangan itu. Di antara para penumpang, dua orang perlu dibawa karena dehidrasi, keduanya wanita dewasa,” tandas juru bicara tersebut.

Sejumlah media Australia memberitakan, temperatur kabin melonjakt hingga mencapai hampir 40 derajat Celsius di atas pesawat Dash-8 tersebut. QantasLink melayani rute domestik ke lebih dari 50 kota dan wilayah-wilayah di Australia dan Papua Nugini.  Detik

BAGIKAN