Perawatan Kaki Penting bagi Penderita Diabetes

Perawatan Kaki Penting bagi Penderita Diabetes

533
ilustrasi
ilustrasi

Salah satu komplikasi yang sering terjadi pada pasien Diabetes Melitus (DM) adalah masalah kaki. Oleh karena itu, penderita DM harus memperhatikan dan merawat kaki dengan lebih cermat. Sebab, munculnya luka di kaki penderita DM bisa berakibat fatal. Misalnya luka pada kaki yang tidak kunjung sembuh, infeksi bakteri atau jamur, dan yang paling parah adalah pembusukan jaringan sehingga perlu dilakukan amputasi.

Penderita DM akan mengalami aliran darah yang buruk. Hal ini terjadi karena kerusakan pembuluh darah yang disebabkan oleh kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama. Aliran darah yang terganggu menyebabkan kaki tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, sehingga kulit kaki menjadi lemah, mudah luka dan sukar sembuh jika terjadi luka. Selain itu, penderita DM juga mengalami kerusakan saraf. Kerusakan saraf terjadi karena kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama. Kerusakan saraf menyebabkan kepekaan pasien DM terhadap rasa nyeri menjadi berkurang, sehingga pasien tidak sadar saat kakinya terluka.

Manajer Perawatan PKU Muhammadiyah Surakarta, Dwi Handoyo, Skep.Ns menjelaskan, untuk mencegah terjadinya masalah kaki pada pasien DM, harus dilakukan perawatan kaki secara benar dan rutin. Perawatan harian yang dapat dilakukan adalah mencuci kaki dengan sabun dan air hangat. Setelah itu, kaki harus dikeringkan dengan benar sampai ke sela-sela jari agar tidak terinfeksi jamur. “Cuci kaki setiap hari oleskan pelembab untuk mencegah kulit kering, tetapi jangan oleskan pelembab pada sela-sela jari,” katanya.

Selain itu, kaki juga harus diperiksa setiap hari. Pemeriksaan meliputi apakah ada luka, bengkak, atau lecet pada kaki. Perhatikan juga meliputi warna kulit kaki yang menjadi biru atau hitam. Jika mendapati warna kaki berubah, ini menandakan aliran darah yang buruk sehingga butuh penanganan segera.

Dia menjelaskan, pada saat merawat kaki dan memotong kuku kaki harus dilakukan secara hati-hati. Pada saat menggunting kuku kaki jangan sampai melukai kulit kaki. Selain itu, hindari memotong kuku kaki terlalu pendek. Guntinglah kuku kaki dengan arah mendatar, kikir ujung-ujung kuku yang tajam dengan pengikir kuku dan jangan menggunting kutikula kuku. “memotong kuku sebaiknya dilakukan saat kuku dalam keadaan lunak, yaitu sehabis mandi,” terang dia.

Selain memperhatikan kebersihan dan merawat kaki setiap hari, penderita DM juga harus menggunakan alas kaki .Pasien DM harus selalu menggunakan alas kaki yang nyaman dipakai, baik di dalam maupun di luar rumah. Alas kaki tidak boleh kebesaran maupun kekecilan karena dapat menyebabkan kaki lecet. “Periksalah bagian dalam sepatu sebelum menggunakannya untuk memastikan tidak ada benda tajam yang dapat melukai kaki,” paparnya.

Selain itu, penggunaan kaos kaki juga penting bagi penderita DM. Kaos kaki yang digunakan haruslah kaos kaki yang bersih dan kering. Kaos kaki yang digunakan juga harus mampu menyerap keringat. “Sebaiknya hindari bahan dan desain yang ketat sehingga mengurangi sirkulasi darah dan mengiritasi kulit,” paparnya.

Dia menjelaskan, pentingnya perawatan kaki bagi penderita DM ini karena seringkali penderita DM tidak sadar jika ada luka di kaki. Ini karena adanya gangguan pada saraf penderita DM. Biasanya, terjadi luka melepuh pada kaki akibat pemakaian sepatu yang sempit atau baru pada orang yang tidak diabetes adalah tapi hal yang biasa, tetapi bagi orang diabetes luka tersebut akan menjadi masalah besar.

Terdapat tiga alasan mengapa orang dengan diabetes lebih tinggi risikonya mengalami masalah kaki, yaitu sirkulasi darah kaki dari tungkai yang menurun, berkurangnya perasaan pada kedua kaki, dan berkurangnya daya tahan tubuh terhadap infeksi. “Oleh karena itu merawat kaki bagi penderita DM adalah sangat penting,” ujarnya.

Dikatakannya,pentingnya perawatan pada kaki ini harus disampaikan kepada penderita DM, terutama penderita yang sudah mengalami komplikasi kaki diabetes. Upaya pencegahan luka pada penderita diabetes yang belum mengalami komplikasi kaki diabetes dengan cara mengontrol kadar gula darahnya dengan diet atau pemberian obat anti diabetes yang teratur dari dokter. Sedangkan upaya pencegahan komplikasi kaki diabetes melakukan perawatan kaki dengan baik. “Selain merawat kaki yang terpenting adalah menjaga asupan makanan yang baik bagi penderita DM,” paparnya. Tri Sulistiyani

BAGIKAN