Peringati Hari Air, Siswa PAUD Turun ke Sawah

Peringati Hari Air, Siswa PAUD Turun ke Sawah

550
MELESTARIKAN LLINGKUNGAN - Puluhan siswa PAUD Isbac turun ke area persawahan di Dukuh Batur, Desa Tegalrejo, Kecamatan Ceper, Jumat (22/3). Dalam rangka Hari Air, mereka diajarkan bagaimana melestarikan lingkungan. Joglosemar/Angga Purnama
MELESTARIKAN LLINGKUNGAN – Puluhan siswa PAUD Isbac turun ke area persawahan di Dukuh Batur, Desa Tegalrejo, Kecamatan Ceper, Jumat (22/3). Dalam rangka Hari Air, mereka diajarkan bagaimana melestarikan lingkungan. Joglosemar/Angga Purnama

KLATEN – Banyak cara yang dapat diajarkan kepada anak-anak untuk ikut melestarikan lingkungan. Salah satunya adalah dengan mengajak anak-anak untuk turun ke sawah dan melihat secara langsung proses tanam padi.

Kegiatan tersebut juga dilakukan oleh siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ISBAC Ceper, Jumat (22/3). Para pengasuh PAUD mengajak anak didiknya turun ke area persawahan yang ada di dekat kompleks PAUD di Dukuh Batur, Desa Tegalrejo, Kecamatan Ceper.

Menurut Kepala PAUD ISBAC Atiq Mufidah, kegiatan sederhana itu diselenggarakan untuk memperingati Hari Air se-Dunia yang jatuh pada Jumat (22/3). Dengan cara yang sederhana, siswa diajak untuk belajar bahwa semua tumbuhan dan makhluk hidup yang ada di dunia memerlukan air. “Ini merupakan kegiatan outing class dengan tema air untuk kehidupan. Ada 20 anak yang ikut. Di sawah, kami menjelaskan dari mana air berasal, dan tumbuhan membutuhkan air. Kami mengajak anak-anak untuk menjaga keberadaan air, dengan menghemat pemakaian air dan menjaga kebersihan lingkungan agar air tidak tercemar,” kata Atiq.

Baca Juga :  Tjokro Hotel Klaten, Upacara Sembari Mengenalkan Ikon Lurik Klaten

Sementara itu, secara terpisah kegiatan peringatan Hari Air juga digelar oleh PT. Tirta Investama (PT TIV) Klaten. PerusahAan yang bergerak dalam bidang Air Minum Dalam kKmasan (AMDK) itu meluncurkan Program Kali Bersih (Prokasih) dalam memperingati Hari Air. Gerakan itu terkait adanya pencemaran di Sungai Pusur oleh limbah rumah tangga dan industri pati onggok. Kini, kondisi sungai yang itu sudah sangat memprihatinkan, sehingga kualitas air menurun.

Baca Juga :  Tjokro Hotel Klaten, Upacara Sembari Mengenalkan Ikon Lurik Klaten

“Lewat Prokasih, kami harap pencemaran di Sungai Pusur bisa diatasi sehingga sungai menjadi bersih dari sampah rumah tangga dan industr,” kata Plan Manager PT TIV Klaten Indah Critaning. Sampah membuat rusaknya komponen ekologi sungai, baik komponen biotik berupa vegetasi di bantaran sungai dan ikan, maupun komponen abiotik seperti batu, pasir dan air. Para karyawan PT TIV bersama warga membersihkan sungai di Desa Karanglo dan Desa Polan, Kecamatan Polanharjo. Angga Purnama

BAGIKAN