JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Akademia Pertukaran Mahasiswa, Kesempatan Jangan Disia – siakan..!

Pertukaran Mahasiswa, Kesempatan Jangan Disia – siakan..!

887

UMY memiliki tujuan utama pada program pertukaran mahasiswa yaitu untuk internasionalisasi kampus.

PERTUKARAN PELAJAR--Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang mengikuti pertukaran pelajar ke SIAS University berpose bersama di depan kampus.  Tim UMY
PERTUKARAN PELAJAR–Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang mengikuti pertukaran pelajar ke SIAS University berpose bersama di depan kampus. Tim UMY

“Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China.” Kata bijak tersebut sangatlah benar apabila melihat semangat para pelajar Indonesia yang mengikuti program student exchange atau pertukaran pelajar ke luar negeri. Banyak sekali program pertukaran pelajar atau mahasiswa yang disediakan sekolah atau universitas yang ada di Indonesia.

Begitu pula dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang memiliki program pertukaran mahasiswa ke luar negeri yang bekerja sama dengan lembaga-lembaga yang terkait. “UMY sendiri memiliki banyak peluang dan beragam program untuk pertukaran mahasiswa,” kata Febrilya Widiartanti selaku Assistant of International Affair UMY, baru-baru ini.

Dijelaskan Febrilya, kerja sama tersebut antara ain dengan SIAS University, University Utara Malaysia (UUM), Xuraree University of Technology Thailand (XUT), dan International Islamic University of Malaysia (IIUM). Selain itu, terdapat juga program summer course yang di khususkan untuk fakultas kedokteran, untuk internasionalisasi, seperti penyakit malaria karena di negara Eropa penyakit tersebut tidak dijumpai. Biasanya program tersebut dilaksanakan sekitar Juni.

Mengenai program pertukaran pelajar atau mahasiswa, Muhammad Ichsan, mahasiswa jurusan  Hubungan Internasional 2010 UMY yang juga berkesempatan mengikuti pertukaran mahasiswa ke XUT. Ichsan mengungkapkan, program pertukaran pelajar atau mahasiswa hanya akan ada di bawah institusi pendidikan dan selama kita ada di dalamnya, maka kita harus mengambil dan merasakan kesempatan yang ditawarkan pihak kampus tersebut. “Saya selalu berfikir, selagi saya menjadi mahasiswa minimal harus sekali merasakan program pertukaran mahasiswa yang disediakan UMY. Yang pasti program pertukaran mahasiswa tersebut bukan sekadar acara jalan-jalan saja,” katanya pada Tim Akademia.

Sedangkan menurut M Ariska Wahyu, mahasiswa jurusan Hukum UMY, salah satu peserta program Learning Express (KKN) mengatakan program pertukaran mahasiswa amat bermanfaat. Learning Express adalah program kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Veteran (UPN) Yogyakarta, Singapore Polytechnic (SP) dan Khanazawa Technical University. “Program seperti ini akan menambah pengalaman, memiliki banyak teman dari berbagai negara dan juga memperluas jaringan. Sedangkan manfaat untuk UMY dapat meningkatkan kerja sama, meningkatkan kualitas dari mahasiswa juga meningkatkan kualitas dari kampus tersebut dan juga dapat membuat jaringan baru agar dapat terhubung ke seluruh penjuru dunia,” jelasnya.

UMY memiliki tujuan utama pada program pertukaran mahasiswa yaitu untuk internasionalisasi kampus, yaitu memperkenalkan UMY ke luar negeri. Sesuai dengan jargon UMY yaitu Muda Mendunia, maka salah satu program yang dilakukan adalah pertukaran mahasiswa UMY ke luar negeri dan sebaliknya. Selain itu juga untuk menambah wawasan mahasiswa itu sendiri, sehingga memiliki banyak teman, pengalaman dan link yang tidak hanya di dalam negeri.

Melalui Tahap Seleksi

Pada saat akan mendaftarkan diri sebagai calon peserta pertukaran mahasiswa, terdapat berbagai persyaratan dan seleksi yang harus dilakukan. Menurut Febril persyaratan yang harus dipenuhi mahasiswa untuk mengikuti pertukaran mahasiswa adalah administrasi nilai TOEFL, transkip nilai dan akademik. Setelah itu peserta mengikuti tes tertulis dan selanjutnya wawancara. Untuk melihat potensi anak tersebut layak atau tidak untuk dikirim ke luar negeri,” ungkapnya. Tidak kalah penting, menurutnya adalah peserta harus memiliki manner dan intelektualitas yang baik.

Hal tersebut diamini oleh Muhammad Ichsan dan M Ariska Wahyu. “ Yang pasti harus berperilaku dengan baik sebagai orang Indonesia dan mahasiswa UMY. Menjaga perkataan dan perbuatan yang tentunya akan mencerminkan institusi yang saya bawa,” ungkap Ichsan.

Sehubungan dengan persyaratan ini, Ichsan pun mengungkapkan hal yang serupa dengan Febril. “Untuk persyaratan, cukup banyak rangkaian tes yang dilaksanakan. Pertama melengkapi administrasi, mengikuti tes tertulis, psikotes dan wawancara yang dilaksanakan oleh pihak Internasional Relations Office UMY.”

Selain itu, Ichsan yang berperan sebagai group leader dan rombongan yang berjumlah 21 orang yang akan berangkat ke XUT  pada 25 Maret 2013 nanti. Dia juga melakukan persiapan untuk pentas seni. Di sana mereka akan menampilkan kesenian Indonesia, yakni tari saman dan poco-poco. “Tidak lupa pula belajar sedikit bahasa Thailand,” ujarnya.  Tim UMY

BAGIKAN